HOME » BERITA » CUCI MOBIL MANUAL VS OTOMATIS, LEBIH BERSIH MANA?

Cuci Mobil Manual vs Otomatis, Lebih Bersih Mana?

Mencuci mobil saat ini bisa dilakukan secara manual ataupun otomatis. Artinya, manual menggunakan tenaga manusia dan otomatis menggunakan mesin. Lalu, mana yang lebih baik?

Selasa, 09 Juli 2019 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
Cuci Mobil Manual vs Otomatis, Lebih Bersih Mana?
Cuci mobil secara manual (Carcareaide.com)

OTOSIA.COM - Mencuci mobil saat ini bisa dilakukan secara manual ataupun otomatis. Artinya, manual menggunakan tenaga manusia dan otomatis menggunakan mesin.

Lalu, mana yang lebih baik?

Manager Markering Autoglaze Indonesia, Stephen Setyadi mengatakan bahwa pencucian dengan tenaga manusia masih punya banyak keuntungan. Apalagi soal hasil akhirnya.

"Pencucian manual atau tenaga manusia, lebih bersih. Karena robotik (otomatis) mengikuti sistem, kadang ada yang terlewat spot kotor dan di situ konsumen sering komplain," ungkapnya kepada OTO.com, Minggu (8/7/2019).

Selain itu, mencuci secara manual juga lebih detail dan teliti. Sehingga hasilnya akan lebih bersih.

"Kalau tenaga manusia, pas ada yang masihi kotor, tinggal disemprot lebih lama biar rontok. Pada akhirnya lebih bersih yang manusia," tambah Stephen.

1 dari 1 Halaman

Risiko Baret

Cuci Mobil Manual vs Otomatis, Lebih Bersih Mana?Risiko Baret

Kalau soal bodi mobil bisa mengalami baret halus, kedua metode pencucian itu punya risiko tersebut. CEO Autoglaze Indonesia, Robby Kurnia menjelaskan, jika memakai cara cuci otomatis, risiko baret itu lantaran bahan sikat yang salah.

"Lecet itu dari brush-nya mungkin, karena ada yang masih pakai metode lama. Jadi brushnya itu bahan plastik, karena plastik itu lama-lama keras. ketika digunakan, menyebabkan clear coat baret," ujar Robby.

Berbekal itu, mesin pencucian di Autoglaze masih mengandalkan tenaga manusia, meski memiliki mesin otomatis. Autoglaze Alam Sutera menawarkan tiga mesin pencucian berbeda. Yakni, full otomatis, semi otomatis, touchless. Pilihan semid an touchless, masih menggunakan tenaga manusia.

"Makanya meski kami punya alat robotik tetap ada bantuan tenaga manusia untuk finishing-nya," lanjut Robby.

Ssitem touchless paling dibanggakan. Bodi mobil masih tersentuh tangan manusia lebih sedikit ketika proses pencucian. Mengandalkan semprotan beberapa tahap. Urutannya, semprot air pada bodi dan kolong, semprot sabun racikan khsusu impor, dibilas, semprot lagi dengan coating cair, lalu dibilas lagi. Pada tahap penyelesaian, dilap seperti biasa menggunakan tangan.

Soal harga, ketiga pilihan cara cuci mobil itu dipatok dengan harga yang sama, Rp 50 riibu. Hanya saja, selama ada promo pelanggan cukup membayar Rp 40 ribu unuk touchless dan ekstra semir ban.

Sumber: OTO.com

 

BERI KOMENTAR