HOME » BERITA » DAIHATSU KESULITAN 'GIRING' GRANMAX YANG DIRECALL MASUK BENGKEL

Daihatsu Kesulitan 'Giring' GranMax yang Direcall Masuk Bengkel

Terlahir sebagai kendaraan niaga membuat Daihatsu kesulitan mengajak pemilik Daihatsu GranMax mengikuti program recall.

Minggu, 08 Desember 2019 10:15 Editor : Cornelius Candra
Daihatsu Kesulitan 'Giring' GranMax yang Direcall Masuk Bengkel
Daihatsu GranMax (Daihatsu)

OTOSIA.COM - Beberapa waktu lalu PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan penarikan kembali 36.915 unit GranMax dan Luxio. Hal ini menyusul terdapat cacat produksi pada connecting rod yang berpotensi rusak dan berimbas pada matinya mesin.

Dari jumlah unit yang direcall tersebut 32 ribu diantaranya GranMax dan 4 ribu Luxio. Semuanya adalah unit bermesin 1.500 cc, tidak termasuk unit 1.300 cc.

Sejak diumumkan awal November lalu, jumlah konsumen yang melakukan perbaikan gratis di bengkel resmi masih jauh dari ekspektasi Daihatsu. Hingga Desember ini konsumen yang melakukan pergantian komponen yang bermasalah angkanya masih di bawah 2000 unit.

"Recall GranMax, berapa banyak? Target kita 36 ribu unit. Kita sudah menelepon sekitar 7.600 orang, yang sudah booking 2.400 dan yang sudah direpair 1.500," ujar Elvina Afny, Customer Satisfaction and Value Chain ADM.

Daihatsu mengakui adanya kendala menggiring pemilik GranMax untuk mendatangi bengkel guna melakukan perbaikan unit yang terdampak recall.

1 dari 1 Halaman

Durasi Pengerjaan

Daihatsu Kesulitan 'Giring' GranMax yang Direcall Masuk BengkelDurasi Pengerjaan

?Karena ini kan commercial cars, mereka juga sebenarnya jarang masuk ke bengkel. Itu yang pertama. Yang kedua, dipakai sebagai mobil usaha yang satu hari saja harus menghasilkan uang kan. Jadi mereka mungkin masih menunggu waktu yang tepat,? timpal Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso.

?Jadi sebenarnya kesulitannya dari pihak konsumen saja, kapan mereka bisa datang ke bengkel kita. Atau bisa jadi unitnya berpindah tangan, sehingga belum bisa kita kontek, misalnya begitu. Karena mungkin datanya tidak ada,? tambahnya.

Menurut Hendrayadi perbaikan tidak mengharuskan mobil yang diperbaiki menginap di bengkel. Perbaikan yang dilakukan Daihatsu untuk satu unit yang masuk bengkel menyita waktu 11 jam. Jika konsumen datang sore hari, dipastikan mobil menginap sehari.

?Ditanya berapa lama (perbaikan), 11 jam. Tapi kalau mobil nginep tergantung. Gini, jika dia (konsumen) masuknya jam 3 atau 4 sore, dia pasti nginep. Pokoknya 11 jam, bukan satu hari ya. Sekali lagi saya tegaskan, (recall) yang 1.500 cc, termasuk Luxio karena mesinnya sama. Kalau yang 1.300 cc tidak,? pungkasnya.

BERI KOMENTAR