HOME » BERITA » DAIHATSU ROCKY PAKAI BBM BEROKTAN RENDAH, INI KATA DAIHATSU

Daihatsu Rocky Pakai BBM Beroktan Rendah, Ini Kata Daihatsu

Audi Tarantini, Head of R&D Testing Department ADM, menjelaskan apa yang terjadi saat mesin Rocky diisi BBM dengan RON rendah.

Rabu, 13 Oktober 2021 09:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Daihatsu Rocky Pakai BBM Beroktan Rendah, Ini Kata Daihatsu
Daihatsu Rocky 1.2 (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

OTOSIA.COM - Oktan bensin cukup berpengaruh pada kinerja mesin. Kadar bahan bakar ber-oktan rendah, seperti Premium dengan oktan 88, cenderung mengurangi performa dan membuat mesin mengelitik.

Pada kendaraan produksi terbaru, produsen otomotif sudah merekomendasikan tingkat oktan yang ideal untuk tiap produk-produk mereka.

Namun sayangnya beberapa SPBU di Indonesia terutama di daerah, belum tersedia pilihan bahan bakar beroktan tinggi. Mau tidak mau, pemilik kendaraan mengisi bahan bakar yang tidak direkomendasikan pabrik.

1 dari 3 Halaman

Pakai BBM oktan Rendah

Mesin Daihatsu Rocky 1.2 (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Jika demikian, apa pengaruhnya di mesin? Kali ini mengambil contoh Daihatsu Rocky yang belum lama luncur.

Menurut Audi Tarantini, Head of R&D Testing Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mesin 1.200cc tiga silinder di Daihatsu Rocky tidak akan mengalami masalah berarti jika terpaksa diisi BBM beroktan rendah,

Hal itu, katanya, tidak akan mengurangi performa mesin dan tetap terhindar dari gejala menggelitik.

"RON tidak berpengaruh ke performa mesin Rocky. Kita sudah ada knocking sensor, berarti mesin tidak akan mengelitik," ungkap Audi di sela-sela acara media test drive Daihatsu Rocky 1.2L beberapa waktu lalu.

2 dari 3 Halaman

Dijelaskan, knocking sensor pada mesin Rocky 1.2L akan mendeteksi tingkat getaran pada mesin. Setelah itu peranti tersebut secara otomatis menyesuaikan cepat lambatnya pembakaran di dalam mesin untu menimalisir getaran akibat penggunaan bahan bakar berkualitas rendah.

"Ngelitik itu kan getaran. Sensor tadi itu akan mendeteksi getaran, kemudian (alat itu) akan meng-adjust timing pembakaran, dicepatkan atau dilambatkan. Kalau dia (knocking sensor) merasa getaran mesin akan menghasilkan mengelitik, alat itu akan mempercepat atau memperlambat firing-nya," ujar Audi.

3 dari 3 Halaman

Tetap pakai BBM yang bagus

Ilustrasi isi ulang bensin mobil (Pertamina via Liputan8.com)

Pengaruh BBM berkadar RON rendah hanya pada emisi gas buat. Kadar CO2 menjadi lebih tinggi serta kerak pada bagian rumah pembakaran akan lebih cepat timbul.

Meski mesin Rocky bisa diisi dengan bahan bakar ber-oktan rendah, Audi tetap menyarankan untuk mengikuti standar penggunaan bahan bakar dari pabrikan, yaitu RON 92 untuk Rocky 1.2L.

"Untuk bensin, kami rekomendasikan (RON) 92 karena terkait dengan regulasi CO2 dari pemerintah. Jadi RON itu tidak berpengaruh, hanya ke CO2nya dan kerak yang dihasilkan," tutup Audi.

BERI KOMENTAR