HOME » BERITA » PAKAI NAMA TOYOTA, DAIHATSU SIAP-SIAP EKSPOR ROCKY KE 50 NEGARA

Pakai Nama Toyota, Daihatsu Siap-Siap Ekspor Rocky ke 50 Negara

Dalam beberapa bulan ke depan Daihatsu akan memproduksi Toyota Raize untuk diekspor ke 50 negara.

Rabu, 19 Mei 2021 12:45 Editor : Nazarudin Ray
Pakai Nama Toyota, Daihatsu Siap-Siap Ekspor Rocky ke 50 Negara
Toyota Raize dibuat di pabrik Daihatsu (Toyota)

OTOSIA.COM - Daihatsu Rocky yang menggemaskan akan segera diekspor ke banyak negara sekalipun baru saja diluncurkan. Rocky sendiri merupakan produk Daihatsu pertama di Indonesia yang mengusung teknologi DNGA (Daihatsu New Global Architecture).

DNGA sendiri merupakan platform terbaru dari Daihatsu yang dikembangkan dengan konsep kualitas tinggi dengan harga terjangkau, teknologi terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil.

Sekalipun dibuat di Indonesia di bawah rumah produksi Daihatsu, mobil ini nantinya akan diekspor di bawah nama Toyota.

"Produk ini akan diekspor ke 50 negara dalam brand Toyota," ujar Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra.

1 dari 2 Halaman

Utamakan Pasar Nasional

Namun tentu saja ADM mengutamakan permintaan pasar di dalam negeri terlebih dahulu. Maka dari itu sejak April 2021, mobil ini sudah diarahkan untuk pasar domestik.

Adapun kebutuhan ekspor ke lima puluh negara baru akan dilaksanakan di bulan Agustus. Amelia kemudian menjelaskan mengapa eksport "Toyota Rocky" ini baru dilangsungkan beberapa bulan kemudian.

 

2 dari 2 Halaman

"Mass production mulai April dan diserahkan ke Domestik mulai April. Untuk ekspor Agustus, tidak bisa langsung karena harus disiapkan untuk pasar ekspor yang dituju," ujarnya.

Khusus pasar Indonesia, Daihatsu Rocky yang dipasarkan adalah Rocky 1.0L dengan 5 varian. Kelimanya adalah Rocky 1.0 R TC MT yang dijual Rp 214.200.000, Rocky 1.0 R TC MT ADS Rp 222.200.000, Rocky 1.0 R TC CVT 227.400.000, Rocky 1.0 R TC CVT ADS 235.400.000, dan Rocky 1.0 R TC CVT ASA 236.100.000. Harga-harga tersebut merupakan harga on the road yang mengacu pada kebijakan PPnBM nol persen.

BERI KOMENTAR