HOME » BERITA » DALAM WAKTU DEKAT, PEMERINTAH AKAN BASMI TRUK KELEBIHAN MUATAN DAN DIMENSI

Dalam Waktu Dekat, Pemerintah Akan Basmi Truk Kelebihan Muatan dan Dimensi

Meskipun sudah ada Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2007, namun budaya ODOL terus berkembang

Kamis, 05 Maret 2020 17:15 Editor : Ahmad Muzaki
Dalam Waktu Dekat, Pemerintah Akan Basmi Truk Kelebihan Muatan dan Dimensi
Truk Scania (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Maraknya pelanggaran ukuran dan tonase truk (over dimension over load/ODOL) yang menggunakan jalan tol harus segera dapat diatasi. Truk berukuran ekstra dan kelebihan muatan ini memang sudah menjadi budaya di dunia logistik angkutan truk.

Meskipun sudah ada Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2007, namun budaya ODOL terus berkembang. Di jalur Sumatra dan Jawa sepertinya sudah sulit menemukan truk yang tidak di-ODOL-kan.

1 dari 2 Halaman

ODOL tak dilakukan hanya oleh pemilik atau pengusaha truk, tetapi juga oleh badan usaha milik pemerintah (BUMN), industri, petani, pedagang dan sebagainya. Inilah yang membuat ODOL semakin membudaya.

Menanggapi budaya truk ODOL ini, Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian RI mengatakan harus segera ditangani lebih serius lagi.

?Sebagai negara pertama di dunia yang menjalankan mandatori B30 bahan bakar kelapa sawit. Kita capai bukan hanya terwujudnya electric vehicle, tapi bio diesel juga untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih. Ini salah satu persyaratan untuk membasmi truk ODOL,? katanya saat membuka pameran GIICOMVEC 2020 di JCC Jakarta, Kamis (5/3).

2 dari 2 Halaman

Ke depan, diharapkan industri komersial menjalankan kebijakan ini, terutama ODOL dan telah diterapkan sepenuhnya pada Januari 2023 mendatang. Tujuannya tentu dalam rangka meningkatkan keselamatan di jalan raya.

?Sektor industri harus sudah siap, tidak ada lagi alasan untuk menunda kebijakan ODOL yang memang sangat dibutuhkan. Kami juga berharap kendaraan komersial sudah melakukan emisi Euro 4 yang akan berlaku efektif April 2021 untuk kendaraan berbahan bakar diesel,? tegas Agus.

Pameran GIICOMVEC diikuti lebih dari 40 merek, di antaranya adalah Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Kia, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, UD Trucks, dan United Tractors.

BERI KOMENTAR