HOME » BERITA » DARI KONTES MODIFIKASI MOBIL, INI YANG MENJADI TREN SEPANJANG 2018

Dari Kontes Modifikasi Mobil, ini yang Menjadi Tren Sepanjang 2018

Jum'at, 07 Desember 2018 17:15 Editor : Cornelius Candra
Black Auto Battle 2018 (Istimewa)

OTOSIA.COM - Kontes modifikasi bergengsi di Tanah Air Black Auto Battle 2018 telah menyelesaikan seri terkahir di Surabaya belum lama berselang di Grand City, Surabaya, 1-2 Desember 2018.

Pada babak final battle BlackAuto Battle di Surabaya mempertemukan The Champ dan runner-up dari tiga kota sebelumnya, yakni Purwokerto, Solo, Makassar. Seluruh finalis tersebut hadir untuk memperebutkan title The Blackauto Master 2018, trophy bergengsi, serta hadiah uang tunai total ratusan juta rupiah.

Di babak final battle tahun ini cukup banyak hal baru tersaji serta berbagai kejutan yang membuat ajang kontes modifikasi ini menjadi sangat bergengsi dibanding kontes modifikasi lainnya.

Kejutan datang dari ajang Dyno Test yang berhasil menciptakan rekor baru. Toyota Supra Black milik ATS Motor Sport, berhasil memecahkan rekor dengan tenaga 749 Hp, menggeser rekor sebelumnya yang dipegang 3 Dara dengan mobil Ford Mustang yang pernah meraih 688 hp.

Dari tren modifikasinya sendiri, tahun ini dirasakan cukup beragam, karena jumlah peserta di masing-masing aliran modifikasi hampir merata. Bahkan sekarang sudah ada yang coba bermain di aliran retro.

"Sudah ada yang bangun retro dan ikut berkompetisi. Salah satu peserta ada yang bangun Ford Falcon dengan model standar empat pintu dijadikan dua pintu, atasnya dibuat chop top serta mesin impor langsung dari Ford Racing," sebut Boy Prabowo, penyelenggara BlackAuto Battle, Jumat (7/12/2018).

Sementara untuk aliran ekstrim menurutnya tren-nya lebih ke ekstrim rapi, dalam artian mobil masih bisa dipakai harian.

"Tapi aliran street racing masih tetap jadi idola para peserta, karena untuk aliran ini semua sektor harus dibangun. Dengan berbagai aturan modifikasi yang membatasi, peserta merasa lebih tertantang untuk memodifikasi mobilnya menjadi lebih kencang, lebih bergaya dengan warna serta desain semenarik mungkin. Pokoknya aliran ini benar-benar mirip mobil di dalam game Need For Speed," lanjutnya.

Sementara itu setelah tahun lalu Kupu-Kupu Malam sukses meraih gelar The BlackAuto Master 2017 di Bandung dengan mobil delapan rodanya, tahun ini kembali rumah modifikasi asal Yogyakarta ini mendominasi babak final battle Surabaya.

Honda Genio milik pasangan pasutri Firmansyah dan Aisy yangh disulap menjadi concept car bernama "Battosai Reborn" sukses mencuri perhatian juri dan mengundang decak kagum para pengunjung final battle BlackAuto Battle 2018.

Kupu Kupu Malam menyapu bersih gelar bergengsi The Champ dan The BlackAuto Master di ajang final Black Auto Battle 2018.

Rombakan total dilakukan pada Honda Genio menjadi tampak elegan disempurnakan dengan finishing berkualitas membuat juri sepakat untuk memilihnya menjadi juara.

"Kami menyebutnya lebih ke ranah aliran VIP Elegant. Meski sedikit ekstrim di ubahan body namun tetap bisa dibawa kemana-mana dan nyaman," tutur Aisy. Sementara sang suami lebih senang menyebutnya sebagai aliran streetracing, karena sudah swap engine namun tetap nyaman buat harian.

"Swap engine kami gunakan mesin Toyota Lexus LS400, V8, twin turbo menggunakan garret GT30. Kami belum sempat ukur berapa tenaga yang dihasilkan karena durasi waktu untuk membangun mobil ini hanya 3 minggu saja. Ibarat membangun candi dalam waktu sehari semalam," lanjut Firmansyah.

Pada bagian kaki-kaki dilengkapi air suspensi dan penggunaan velg Forged 19 inci ukuran 10.5 inci dan 12.5 inci dengan finishing graphier bertema kembang sulur ala batik Yogyakarta. Sedang posisinya velg cenderung mendukung aliran stance. Estetika juga terlihat dari coloring air brush yang cukup futuristik menggunakan warna dasar biru dongker.

Masuk di dalam kabin "Battosai Reborn" kesan canggih serta mewah langsung terasa. Sarat dengan aplikasi teknologi terkini dengan tumpuan perhatian ada pada sebuah layar android 10 inci. Untuk menunjang sisi entertainment, sepasang speaker Venom 2 way di bagian pilar, ditambah dengan 2 way di bagian pintu, enam subwoofer pasif, 4 power Monoblock Intelligent Venom sudah lebih dari cukup untuk menggemparkan seisi ruangan melalui sebuah perangkat DJ di bagian belakang.

Seluruh upaya tersebut pun sukses mendatangkan 12 penghargaan sekaligus mengunci gelar terbaik di final battle 2018.

Reporter : Siaran Pers

 (kpl/prl/crn)

BERI KOMENTAR