HOME » BERITA » DEAR KARTINI MASA KINI, YUK KURANGI KEBIASAAN BERKENDARA ALA 'EMAK-EMAK'

Dear Kartini Masa Kini, Yuk Kurangi Kebiasaan Berkendara ala 'Emak-Emak'

Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April setiap tahunnya jadi momentum spesial bagi para kaum hawa, karena bisa melakukan aktivitas sama dengan para lelaki, seperti berkendara mobil dan motor.

Minggu, 21 April 2019 16:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilusrasi perempuan berkendara mobil (Car From Japan)

OTOSIA.COM - Peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April setiap tahunnya, menjadi momen untuk mengingat perjuangan RA Kartini demi memperjuangkan emansipasi wanita. Momentum ini juga biasa dimanfaatkan para kaum hawa untuk menyuarakan aspirasi soal kesetaraan gender.

Dengan begitu, kini banyak perempuan yang bisa melakukan aktivitas yang sama dengan para laki-laki. Seperti menyetir mobil atau sepeda motor.

Tapi rupanya, masih belum banyak yang melakukan aktivitas itu dengan baik dan benar sesuai aturan. Fatalnya lagi, dengan kebiasaan mengemudi yang buruk, justru bisa membahayakan pengendara itu sendiri dan juga orang lain.

Seperti kebiasaan yang sampai melekat pada diri ibu-ibu alias emak-emak, 'sen kiri belok kanan'. Jadi, sebagai Kartini masa kini, para perempuan ada baiknya untuk memafaatkan momentum Hari Kartini 2019 untuk meninggalkan kebiasaan berkendara yang malah merugian, seperti:

1. Kurang Memperhatikan Kondisi Jalan dan Orang Sekitar

Seringkali ditemui perempuan yang membahayakan orang lain saat mengemudi. Misalnya, dia tidak memberikan lampu sen sebelum belok, atau bahkan memberikan sen kiri tetapi berbelok ke kanan, dan sebaliknya.

Selain itu, memainkan ponsel saat mengemudi juga masih menjadi kebiasaan yang sering dilakukan perempuan. Meskipun laki-laki juga tidak sedikit yang melakukannya.

2. Berdandan

Pada dasarnya, hal apapun yang mengganggu konsentrasi mengemudi itu berbahaya. Bagi perempuan, salah satu kegiatannya adalah berdandan. Dengan alasan terlambat ke kantor, atau ke tempat lainnya, berdandan di mobil harus dilakukan.

Apapun alasannya, usahakan jangan berdandan di dalam mobil. Kalaupun memang harus berdandan, tunggulah sampai tempat tujuan. Berdandanlah sesukanya saat mobil telah terparkir dengan aman.

Ingat, jangan pula untuk berdandan di lampu merah. Jika di lampu merah berdandan, maka ada kemungkinan konsentrasi terpecah bahkan bisa jadi incaran para penjahat. Saat lampu hijau, mobil tidak segera maju dan pada akhirnya merugikan pengendara lain.

3. Menggunakan High Heels

Kebiasaan memakai high heels atau wedges juga seringkali dilakukan pengemudi perempuan. Padahal, hal tersebut cukup membahayakan keselamatan perempuan itu sendiri.

Menggunakan wedges saat mengemudi berpotensi membuat pengereman tidak tepat. "Saat menggunakan high heels atau wedges, pengereman bisa tidak tepat. Misalnya, begitu ia bilang injakk rem 5 cm, maka kenyataannya akan lebih dari itu," kata Rifat Sungkar, kepada Liputan6.com.

Maka itu, agar aman berkendara perempuan harus menggunakan alas kaki yang rata. Selain itu, gunakan pula alas kaki yang khusus digunakan untuk mengemudi.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR