HOME » BERITA » DEMI PELAT NOMOR BERINISIAL NAMA, PENGUSAHA RELA MEMBAYAR HAMPIR RP5 MILIAR

Demi Pelat Nomor Berinisial Nama, Pengusaha Rela Membayar Hampir Rp5 Miliar

Pelat nomor cantik memang menarik, tapi untuk memilikinya butuh uang. Begitu pula di Inggris, bisa mendapatkannya lewat lelang. Seperti seorang pengusaha yang berhasil mendapatkan pelat nomor berinisial namanya senilai miliaran rupiah.

Selasa, 30 Juli 2019 15:45 Editor : Dini Arining Tyas
Demi Pelat Nomor Berinisial Nama, Pengusaha Rela Membayar Hampir Rp5 Miliar
Pelat nomor yang dilelang seharga miliaran rupiah (Zing)

OTOSIA.COM - Angka dan huruf pada pelat nomor kendaraan didapatkan dari hasil registrasi kendaraan. Tapi, angka dan pelat nomor itu bisa sesuai keinginan pemilik kendaraan dengan membayarkan sejumlah uang.

Di Indonesia mungkin harganya tak sefantastis di negara-negara lain. Cara mendapatkannya pun bisa melalui lelang yang digelar oleh pihak terkait. Seperti di Inggris, harganya bisa mencapai miliaran rupiah.

Melansir Zing.vn, baru saja seorang pengusaha yang sudah pensiun mendapatkan kombinasi angka dan huruf pada pelat nomor yang sangat eksklusif dalam lelang di Cardiff, Wales. Huruf pada pelat nomor itu bahkan terlihat seperti inisial nama si pengusaha.

Pelat nomor 'IG 1' itu dimiliki oleh Ian Guest. Si pebisnis itu mengatakan, dia harus membeli pelat nomor itu seharga USD 356.000 atau Rp 4,992 miliaran (Kurs USD 1 = Rp 14.024).

"Luar biasa. Saat harga pelat nomor naik hingga USD 123.000, semuanya terasa tak jelas. Istri saya berpikir tak masalah membayar antara USD 297.000 dan USD 321.000, tapi saya tak pernah berpikir akan membayar setinggi itu. Dalam pikiran saya, tingkat maksimum harganya tak bisa melebihi USD 495.000," kata Ian Guest.

1 dari 1 Halaman

Tiga Pelat Nomor

Demi Pelat Nomor Berinisial Nama, Pengusaha Rela Membayar Hampir Rp5 MiliarTiga Pelat Nomor

Pelat nomor 'IG 1' adalah satu dari tiga pelat nomor mahal lain di Inggris. Sebelumnya, pelat nomor '25 O' terjual seahrga USD 495.000 (Rp 6,942 miliaran) dalam lelang tahun 2014. Sepuluh tahun lalu, pelat nomor '1 D' juga laku dalam lelang senilai USD 353.000 (Rp 4,950 miliaran).

Lelang yang dilakukan oleh British Motor Vehicle Licensing Authority (DVLA) kali ini menandai semua pelat nomor sudah terjual habis. Ini juga menandai bahwa para kolektor di Inggris mulai lebih tertarik dengan pelat nomor.

DVLA juga akan kembali menggelar lelang pelat nomor pada 18-20 September 2019 dengan harapan bisa mencetak rekor harga baru.

BERI KOMENTAR