HOME » BERITA » DEMI TAMPANG KEREN, SEMBARANGAN GANTI VELG BISA BIKIN MOBIL TAK AMAN

Demi Tampang Keren, Sembarangan Ganti Velg Bisa Bikin Mobil Tak Aman

Mengganti velg mobil menjadi salah satu cara membuat tampang mobil lebih keren. Tapi rupanya, mengganti velg mobil sembarangan berdampak buruk bagi mobil.

Rabu, 07 Agustus 2019 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Demi Tampang Keren, Sembarangan Ganti Velg Bisa Bikin Mobil Tak Aman
Modifikasi mobil salah satunya mengganti velg (NMAA)

OTOSIA.COM - Modifikasi mobil sudah sangat wajar dilakukan saat ini. Dengan mengganti beberapa bagian mobil, tampang mobil bisa menjadi seperti apa yang diinginkan.

Modifikasi juga memberikan kesan karakter khusus bagi mobil. Tapi perlu diketahui, membeli komponen aftermarket tak bisa sembarangan. Misalnya velg aftermarket.

Pemilik mobil harus paham betul konsekuensi yang harus ditanggung. Mulai dari risiko kualitas hingga aspek keselamatan. Parahnya, masalah hangusnya garansi kendaraan.

1 dari 2 Halaman

Kualitas Tak Bisa Dijamin

Demi Tampang Keren, Sembarangan Ganti Velg Bisa Bikin Mobil Tak AmanKualitas Tak Bisa Dijamin

Kepala Bengkel Auto2000 Cikarang, Indah Yulia menjelaskan, sebelum mengganti velg standar dengna aftermareket, ada baiknya pemilik mobil memikirkan efek buruk yang akan terjadi. Sebab, alih-alih mendapatkan tampang mobil yang keren, justru risiko kerugiannya lebih banyak.

Paling utama menyangkut soal keamanan dalam berkendara dan juga kenyamanan, jelasnya, seperti dikutip dari laman resmi Auto2000.

Indah menambahkan, kualitas velg aftermarket secara kualitas tidak bisa dijamin. Beda dengan kualitas velg standar pabrikan yang sudah melalui pengujian dan sesuai karakter mobil. Apalagi bila sampai mengganti dengan dimensi yang tidak sesuai standarnya.

2 dari 2 Halaman

Merusak Kaki-Kaki

Demi Tampang Keren, Sembarangan Ganti Velg Bisa Bikin Mobil Tak AmanMerusak Kaki-Kaki

Menurutnya, tak sedikit pemilik mobil yang tidak menyadari bahwa hanya mengganti velg saja sudah banyak menimbulkan dampak pada kendaraan. Contohnya, soal kestabilan mobil saat dipakai, pengendalian, bahkan jarak pengereman yang ikut bergeser.

Dari sisi keselamatan berkendara, jelas efek tersebut bisa memiliki dampak besar. Belum lagi jika sisi kenyamanan kendaraan juga menjadi korban.

Perubahan rasa berkendara juga akan terasa jika mengganti velg dengan ukuran yang tak seharusnya. Secara jangka panjang, menurut Indah, dampaknya bisa merusak komponen kakai-kaki.

Kerja dari kemudi dan ball joint, tie rod, bearing roda akan menjadi lebih berat dari seharusnya. Disadari atau tidak, semakin lama akan membuat umur komponen tersebut mudah rusak. Apalagi jika mobil kera melintas jala berlubang, kenyamanannya juga tidak bisa dijamin lagi, tandasnya.

BERI KOMENTAR