HOME » BERITA » DEMI XPANDER, MITSUBISHI UBAH STATUS PAJERO SPORT JADI CBU

Demi Xpander, Mitsubishi Ubah Status Pajero Sport Jadi CBU

Kamis, 13 Desember 2018 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Mitsubishi Pajero Sport special edition (Dok. Otosia.com)

OTOSIA.COM - MPV andalan Mitsubishi, Xpander memang berhasil mencuri perhatian konsumen Indonesia. Terbukti, penjualannya pernah berhasil menekuk pemain-pemain lama seperti Toyota Avanza.

Produksi mobil ini pun terus dikebut untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk mengejar produksi small MPV terbarunya itu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Slaes Indonesia (MMKSI) dikabarkan bakal kembli melakukan impor Pajero Sport.

Padahal, SUV andalan pabrikan asal Jepang ini, sudah berstatus rakitan lokal alias CKD dalam negeri sejak April 2017.

Mitsubishi Xpander (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Direktur of Sales & Marketing Division PT MKKSI, Irwan Kuncoro menjelaskan, untuk impor Pajero Sport sejatinya masih dipelajari pabrikan berlambang tiga berlian ini. Meskipun begitu, memang untuk proses perizinan impor sendiri sudah diurus oleh Mitsubishi Indonesia.

"Nanti rencana konkritnya bagaimana, akan kami share. Apakah iya atau tidak, kita masih pelajari kebutuhannya seperti apa, iya atau tidak, berapa kebutuhannya," jelas Irwan baru-baru ini di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Untuk proses perizinan, ia mengaku tidak mengetahui secara detail. Jika memang nantinya Pajero Sport yang bakal diimpor masih dengan spesifikasi yang sama, bisa didatangkan langsung aidatangkan langsung atau tetap melakukan uji tipe dan lain-lain.

Mitsubishi Pajero Sport (Dok. Otosia.com)

"Tapi namanya prosedur bisa jadi diuji ulang, saya juga tidak tahu detailnya. Tapi intinya, kalau kita mau impor ulang yang memang harus didapat perizinan segala macam," tegas Irwan.

Sementara itu, strategi untuk mengubah Pajero Sport dari produksi lokal menjadi impor, tidak serta-merta tidak menjadi permanen. Artinya, jika impor Pajero Sport kembali menjadi pilihan, hal tersebut tidak akan berlangsung selamanya.

"Masalah harga, setiap tahun juga dilakukan penyesuaian. Tinggal bagaimana strategi setiap merek, termasuk kita kapannya dan berapanya kenaikan harga tersebut. Juga disesuaikan dengan tambahan fitur, jadi hampir setiap tahun juga mengalami kenaikan," pungkasnya.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR