HOME » BERITA » DERETAN AKSESORI MOBIL 'HARAM' DIGUNAKAN

Deretan Aksesori Mobil 'Haram' Digunakan

Bila menggunakan aksesori ini kamu akan berurusan dengan polisi dan bisa juga mengganggu pengendara lain.

Minggu, 19 November 2017 15:15 Editor : Arry
Ilustrasi Lampu Strobo (Pixabay)

OTOSIA.COM - Beragam aksesori yang banyak dijual di pasaran tak semuanya bermanfaat. Bahkan, ada beberapa aksesori yang tak boleh digunakan.

Jika kamu nekat menyelipkan aksesoris tersebut, maka bisa jadi petaka untuk diri sendiri. Karena pastinya kamu harus berurusan dengan polisi dan bisa juga mengganggu pengendara lain.

Kali ini Tips Sahabat coba merunut aksesori haram apa saja yang tidak boleh ada di mobil Anda.

1. Lampu HID yang menyilaukan

Saat ini, lampu utama bukan hanya berfungsi sebagai pembantu visibilitas dalam berkendara tapi juga membuat tampilan mobil nampak mewah, apalagi dengan maraknya lampu jenis HID atau High-Intensity Discharge.

Modifikasi lampu HID sebenarnya sah-sah saja untuk dilakukan, tapi tetap ada syaratnya agar aman digunakan dan tidak membahayakan pengendara lain.

Penggunaan lampu HID harus melihat intensitas sinar yang dikeluarkan bila terlalu besar akan membuat sinar yang dihasilkan makin terang, efeknya bisa mecelakakan pengendara lain. Pilih lampu HID yang voltage rendah, semakin putih sinarnya akan makin menyilaukan dan menggangu.

2. Lampu strobo dan rotator

Banyak yang belum memahami aturan dan batasan penggunaan lampu rotator dan lampu strobo. Buktinya masih banyak pelanggaran terkait penggunaan aksesori ini.

Aturannya pun sudah jelas tertuang dalam UU No.22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jadi wajar saja bila polisi melakukan banyak razia dan penilangan terhadap mobil pribadi yang menggunakan rotator dan strobo.

3. Plat nomor bikinan

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) adalah tanda registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor berupa plat atau berbahan lain dengan spesifikasi tertentu yang diterbitkan Polri dan berisikan kode wilayah, nomor registrasi, serta masa berlaku dan dipasang pada kendaraan bermotor

Plat nomor bisa dikatakan sebagai plat palsu, karena dibuat sendiri meski sesuai dengan nomor kendaraan pribadi. Jika Anda tetap memilih untuk menggunakannya, dijamin Anda akan berurusan dengan pihak kepolisian dan sudah pasti Anda pun akan mendapat surat tilang.

4. Knalpot berisik

Agar mobil atau kendaraan memiliki kesan sangar, banyak dari pengendara mobil memilih untuk mengubah knalpot sport (racing) atau memilih modifikasi knalpot yang memiliki suara yang lebih keras.

Namun jika Anda menggunakan knalpot tersebut, ada baiknya untuk berpikir ulang dan melepaskannya. Karena penggunaan knalpot racing ini jelas bisa mengganggu pengendara lainnya, terlebih jika Anda tinggal dalam komplek. Sudah pasti suara yang dihasilkan knalpot tersebut bisa mengganggu ketentraman warga sekitar.

So, kalau Anda ingin memasang aksesori tambahan ngga boleh sembarang. Tetaplah perhatikan peraturan yang berlaku, supaya tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

(Sumber: daihatsu.co.id)

(kpl/mat)

BERI KOMENTAR