HOME » BERITA » DFSK: KITA MULAI ERA MOBIL CHINA

DFSK: Kita Mulai Era Mobil China

DFSK tak main-main dalam mengepakkan sayapnya di industri otomotif Indonesia.

Selasa, 10 Maret 2020 11:45 Editor : Cornelius Candra
DFSK: Kita Mulai Era Mobil China
Mobil listrik DFSK Gelora E (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Pekan lalu, PT Sokonindo Automobile (DFSK) merilis DFSK Gelora E dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020. Mobil ini menjadi kendaraan niaga pertama bertenaga listrik di Indonesia.

Hanya saja, mobil yang hadir dalam varian van dan blind-van itu masih belum memiliki harga resmi. Namun, banderolnya untuk saat ini cukup tinggi, berkisar di angka Rp400 jutaan lantaran masih diimpor secara utuh dari China atau CBU (completely-built up), setidaknya untuk 2 tahun ke depan.

1 dari 2 Halaman

Namun, Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk memroduksi mobil listrik ini secara lokal sehingga harganya menjadi lebih terjangkau. Karena itu, van tersebut diberi nama "Gelora".

Selain itu, Alexander juga menyadari bahwa ada pergeseran di pasar otomotif Indonesia. Ia yakin bahwa merek mobil asal China bisa bersaing dan bahkan menggantikan posisi produk Jepang dan Korea.

2 dari 2 Halaman

"Sampai tahun 80-an, Indonesia mencintai mobil Amerika dan Eropa. Mulai 1990-an, kita mencintai mobil Korea dan Jepang. Kita harapkan tahun 2000 ke atas, kita mulai era mobil China," ujar Alexander.

"Jelas (mobil China) dengan kualitas kompetitif, tentu harga lebih murah sehingga kita semua bisa memiliki mobil yang kompetitif dari kualitas dan harga," tegasnya.

BERI KOMENTAR