HOME » BERITA » DI-SWAB TEST LAGI, DRIVER OJOL POSITIF COVID-19 BISA DISUSPEND

Di-Swab Test Lagi, Driver Ojol Positif COVID-19 Bisa Disuspend

Ratusan driver ojek online di wilayah Kabupaten Tangerang menjalani swab test. Ini adalah salah satu prasyarat untuk mereka bisa tetap mengangkut penumpang.

Senin, 20 Juli 2020 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Di-Swab Test Lagi, Driver Ojol Positif COVID-19 Bisa Disuspend
Ilustrasi (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Sebagai prasayarat bisa beroperasi, para driver ojek online harus membuktikan bahwa dirinya tidak terpapar virus Corona (COVID-19). Caranya, mereka harus mengikuti swab test untuk mengetahui kondisi dirinya.

Dilansir dari Merdeka.com, Dinas Perhubungan Provinsi Banten pun melekukan swab test kepada ratusan driver ojol di wilayah Kabupaten Tangerang, Senin (20/72020). Digelar di Masjid Al Amjad, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, swab test dibagi menjadi dua kelompok.

"Hari ini kami sediakan kuota sebanyak 700 pengemudi, dibagi dua untuk masing-masing operator Grab dan Gojek," jelas Kadishub Provinsi Banten, Tri Nurtopo.

1 dari 2 Halaman

Pada pemeriksaan COVID-19 yang diperuntukkan bagi pengemudi ojol secara gratis itu, Pemprov Banten serta pihak operator menetapkan beberapa kesepakatan bagi para mitra pengemudi yang akan mengikuti tes.

"Ada tahapannya, terutama di pendataan. Yang mana kita minta, mitra ojol yang ikut (pengecekan) harus wajib ber-KTP Tangerang. Lalu nanti kalau hasilnya sudah keluar, untuk yang negatif masih menjadi mitra ojol, tapi kalau yang positif akan kena suspend (ditangguhkan)," terangnya.

Sementara, Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Banten, Mahmud mengungkapkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan berupa swab test bukanlan rapid test, yang dinilai hasilnya lebih akurat.

2 dari 2 Halaman

"Kita sengaja pilih swab test, karena hasilnya lebih akurat. Ditambah, swab test ini merupakan salah satu langkah pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat status zona wilayah. Karena saat ini, kita masih zona kuning bisa menjadi zona hijau sesuai dengan ketentuan dari Bappenas," terang dia.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Banten telah mengizinkan ojek online untuk angkut penumpang lagi di wilayah Tangerang Raya, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan dalam masa penerapan PSBB.

Dalam ketentuan operasional ojol ini, satu syaratnya, setiap pengemudi ojol wajib mengikuti rapid atau swab test dengan hasil nonreaktif atau negatif. Baru nantinya, setelah semua syarat dipenuhi, pihak operator kembali mengaktifkan fitur angkutan orang dengan sepeda motor dalam aplikasi tersebut.

BERI KOMENTAR