HOME » BERITA » DIATUR SESUAI ZONASI, BERIKUT DAFTAR TARIF OJEK ONLINE

Diatur Sesuai Zonasi, Berikut Daftar Tarif Ojek Online

Daftar tarif ojek online terbaru akhirnya dirilis Kementerian Perhubungan. Daftar tarif ojek online terbaru itu dibagi menjadi tiga zonasi.

Senin, 25 Maret 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi merilis tarif baru ojek online. Tarif baru ini berlaku mulai 1 Mei 2019 mendatang.

Tarif itu dibagi menjadi tiga zonasi. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, untuk Zona I meliputi daerah Sumatera, Jawa, dan Bali. Sedangkan Zona II berada di Jabodetabek, dan Zona III untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku.

"Kenapa Jabodetabek berbeda? Untuk pola perjalanan dan ojek online yang ada, itu sudah jadi kebutuhan primer," katanya di Gedung Karsa Kemenhub, Senin (25/3/2019) seperti dilansir Tekno Liputan6.com.

Ketentuan tarif ojek online nantinya berlaku nett untuk pengemudi, dengan pemberlakuan biaya jasa minimal dibawah 4 kilometer.

Tarif batas bawah untuk Zona I yakni Rp 1.850 per kilometer dan batas atas Rp 2.300 per kilometer. Biaya jasa minimal dikenakan Rp 7.000 sampai Rp 10.000.

Sementara pemberlakuan tarif batas bawah Zona II adalah Rp 2.100 per kilometer, dengan tarif batas atas Rp 2.600 per kilometer. Terakhir pemberlakuan tarif batas bawah Zona III adalah Rp 7.000 sampai Rp 10.000.

Budi menuturkan, ketentuan tarif ini sudah memperhitungkan dua aspek, yakni biaya langsung dan biaya tidak langsung.

"Namun demikian, kita menggunakan biaya langsung saja. Biaya tidak langsung emrupakan biaya tarif jasa untuk aplikator 20 persen. Nanti akan dinormakan dalam Surat Keputusan (SK) turunan Peraturan Menteri," tuturnya.

Aturan baru ini akan resmi ditandatangani, lalu aplikator ojek online bisa melakukan penyesuaian untuk perhitungan algoritma.

"Kita juga mempertimbangkan masyarakat akan menyesuaikan dengan tarif baru ini. Jadi, biarlah masyarakat berhitung sendiri dengan adanya keputusan tarif ini," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR