HOME » BERITA » DIBAYAR JUTAAN, SPG-SPG CANTIK IIMS HABISKAN UANG UNTUK INI

Dibayar Jutaan, SPG-SPG Cantik IIMS Habiskan Uang untuk Ini

Di setiap pameran otomotif, selalu tak lepas dari deretan para wanita cantik nan seksi. Bayaran fantastis pun santer terdengar. Lalu, untuk apakah bayaran fantastis para SPG?

Rabu, 25 April 2018 21:20 Editor : Dini Arining Tyas
Deretan SPG cantik di IIMS 2018 by Nazar Ray

OTOSIA.COM - Para perempuan pemandu panggung pameran atau kerap kali disebut SPG, seperti di IIMS 2018 mendapatkan bayaran jutaan rupiah untuk jasanya.

Kebanyakan dari mereka masih belia, dan sebagian merupakan mahasiswa. Uang sebesar itu pun bisa dikatakan cukup besar buat mereka.

Muncul rasa penasaran, akan dikemanakan uang sebesar itu selepas pameran. Jawabannya pun beragam. Misalnya, Anastashia yang menjadi pemandu di Kawasaki.

"(Sehari) dibayar Rp 1 juta lebih," ujarnya. Nominal itu berbeda lagi dengan Novita Dwi Putri (25) yang bayarannya bisa Rp 1,3 juta karena long shift.

Jika pameran diselenggarakan selama 11 hari, dara-dara cantik ini bisa meraup bayaran antara Rp 13,2 juta hingga Rp 15,4 juta.

Dengan perhitungan sebesar itu, di antaranya berniat menabung untuk membeli mobil, bayar kuliah, belanja, hingga liburan ke luar negeri.

"Buat kuliah dan nabung, beli-beli keperluan yang penting," ujar seorang SPG bernama Adella yang mengaku dibayar Rp 850 ribu per shift dan merupakan mahasiswi jurusan IT.

Beda jawaban dengan Adella yang mengaku ke IIMS pulang pergi naik kereta dan belum punya kendaraan peribadi, Novita Dwi Putri punya jawaban berbeda. Buat dirinya, punya uang sebanyak itu bisa digunakannya untuk jalan-jalan.

"Buat jalan-jalan ke Macau, mau lihat kasino," kata pemilik mobil Honda Jazz ini.

Nindy dari booth Venom punya jawaban serupa. Gadis yang per setengah hari dibayar sekitar Rp 600 ribuan ini mengaku akan menggunakan uangnya untuk belanja.

"Duitnya buat belanja, shopping haha. Ya buat-buat keperluan perempuan lah," kata dia.

Namun, jawaban keduanya berbeda dengan Anastashia. Ia ingin berhemat dengan uangnya ini.

"Aku gak mau hura-hura, bantu bayar kuliah. Gak mau beratin ortu juga. Uangnya digunakan ke situ," kata dia.

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR