HOME » BERITA » DICIDUK POLISI, PEMUDA YANG OFF-ROAD DI KUBURAN MINTA MAAF

Diciduk Polisi, Pemuda yang Off-road di Kuburan Minta Maaf

Sepasang remaja yang mengendarai sepeda motor di atas kuburan ditangkap polisi dan melayangkan permohonan maaf.

Kamis, 25 Juli 2019 15:12 Editor : Cornelius Candra
Diciduk Polisi, Pemuda yang Off-road di Kuburan Minta Maaf
Aksi off-road di kuburan (Brilio.net)

OTOSIA.COM - Belum lama ini beredar video berdurasi 23 detik yang ramai dibicarakan masyarakat di media sosial. Rekaman itu berisi aksi 2 orang remaja yang mengendarai sepeda motor dan melintas di atas gundukan makam.

Remaja tersebut dengan santai mengendarai motor mereka bak melakukan adegan motocross. Aksi itu menjadi viral di media sosial dan ramai diperbincangkan. Banyak warganet yang menyayangkan sikap remaja tersebut yang dianggap tidak sopan.

Sementara itu, dikutip dari Brilio.net pada Kamis (25/7), aksi remaja tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto menyebut video direkam di Desa Kebon Rejo, Grati, Kota Pasuruan.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian setempat pun bergerak cepat. AKP Endy Purwanto menyebut jajaran kepolisian Polsek Grati berupaya menemukan kedua remaja tersebut.

1 dari 1 Halaman

Terciduk Rabu Malam

Diciduk Polisi, Pemuda yang Off-road di Kuburan Minta MaafTerciduk Rabu Malam

Kedua remaja yang merupakan warga setempat ditemukan oleh polisi dan langsung dilakukan proses mediasi. Para remaja akhirnya membuat permintaan maaf atas aksinya yang ramai diperbincangkan di dunia maya.

"Pada Rabu sore videonya viral, Rabu malam, jajaran Polsek Grati sudah melakukan proses mediasi. Kedua remaja itu sudah membuat pernyataan permintaan maaf," tegasnya.

Video permintaan maaf sejumlah remaja tersebut pun beredar di media sosial. Di media sosial Instagram, video permintaan maaf tersebut diunggah oleh akun @lambe_turah.

Video berdurasi kurang lebih dua menit tersebut memperlihatkan sejumlah remaja yang terlibat dalam viralnya aksi mengendarai motor di makam didampingi oleh pihak kepolisian untuk membuat penyataan maaf. Dalam permintaan maafnya, para remaja tersebut mengaku tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Sumber: Brilio.net

BERI KOMENTAR