HOME » BERITA » DIDUGA LAKUKAN KARTEL, HARGA MOTOR HONDA TAK AKAN TURUN

Diduga Lakukan Kartel, Harga Motor Honda Tak Akan Turun

Soal dugaan kartel pengaturan harga, Honda diminta untuk mengembalikan selisih uang konsumen dan menurunkan harga produk 110 cc dan 125 cc. Tapi Honda tak akan menurunkan harga produknya.

Selasa, 07 Mei 2019 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Honda Beat 110cc (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Honda dituduh melakukan kartel penentuan harga bersama skuter matik (Skutik) 110 cc dan 125 cc di Indonesia oleh Komisi pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Namun Honda menyangkal hal itu dan mengajukan kasasi.

Sayangnya, kasasi soal dugaan kartel yang diajukan PT Astra Honda Motor (AHM) ditolak Mahkamah Agung (MA). Atas kasus ini, pabrikan Jepang itu diminta oleh beberapa pihak untuk bertanggung jawab jika memang terbukti kartel.

Salah duanya adalah harus mengembalikkan uang selisih konsumen saat membeli skutik 110cc sampai 125cc, serta menurunkan harga jual produknya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran PT AHM, Thomas Wijaya mengaku pihaknya tak akan menurunkan harga jual kendaraannya di Indonesia. Pasalnya, dalam menentukan harga sudah dilakukan secara independen, dan melihat komponen-komponen yang terkait.

"Karena harga yang kami berikan itu sudah kami sesuaikan dari kemampuan masing-masing konsumen dari segmen tersebut," jelas Thomas di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu yang dikutip dari Liputan6.com.

Menurutnya, penentuan harga juga ditentukan oleh beberapa komponen lain, seperti kualitas produknya, fitur, material, dan berbagai perpajakan lainnya.

"Jadi kita melihat, sangat tidak mungkin, mustahil penurunan harga itu," tambahnya.

Layanan aftersales juga turut menentukan harga produk Honda. "Jadi, tinggal bagaimana pilihan konsumen, memiliki sebuah produk dengan teknologi baik, pelayanan prima, dan harga tersebut sudah sesuai dan pas," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR