HOME » BERITA » DIHAJAR PANDEMI COVID-19, EKSPOR DFSK INDONESIA MALAH MEROKET

Dihajar Pandemi COVID-19, Ekspor DFSK Indonesia Malah Meroket

Ekspor DFSK sepanjang 2020 kemarin naik lebih dari 200 persen dibanding 2019.

Senin, 01 Maret 2021 12:15 Editor : Cornelius Candra
Dihajar Pandemi COVID-19, Ekspor DFSK Indonesia Malah Meroket
DFSK Glory 580 (DFSK Indonesia)

OTOSIA.COM - Pandemi COVID-19 tak kunjung mereda di Indonesia sejak Maret 2020 lalu. Hal ini pun berdampak pada industri otomotif, salah satu yang terlihat jelas ialah turunnya penjualan kendaraan baru selama setahun ke belakang.

Tapi, anomali terjadi di PT Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia). Pabrikan asal China itu mengalami peningkatan ekspor ke berbagai negara dengan beragam jenis mobil.

1 dari 2 Halaman

"Sejak pertama kali hadir di Indonesia, DFSK memiliki semangat untuk menjadi pemain global dengan menyediakan berbagai jenis kendaraan yang dibutuhkan oleh berbagai negara. Hal ini sesuai dengan strategi utama yang telah kami lakukan sejak awal yakni berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan secara global," ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi melalui keterangan resminya.

Sepanjang 2020 kemarin, DFSK Indonesia telah berhasil mengirimkan 1.094 unit mobil baru dari berbagai model. Kendaraan yang diproduksi di Cikande Serang, Banten, ini diekspor ke lebih dari 10 negara, seperti Srilanka, Brunei Darussalam, dan Maroko.

2 dari 2 Halaman

Capaian tersebut bahkan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Pada 2019, ekspor DFSK hanya sejumlah 479 unit mobil. Artinya, ada peningakatkan yang signifikan, hingga 228 persen. Total, ada 5 model yang dikirimkan, yakni DFSK Glory i-Auto, DFSK Glory 580, DFSK Glory 560, DFSK Super Cab, dan DFSK Gelora.

"Pencapaian ekspor di tahun 2020 ini menjadi bukti bahwa kendaraan-kendaraan DFSK buatan Indonesia diminati di pasar global dan sudah teruji memiliki standar kualitas internasional. Hasil yang diraih di tahun ini akan mendorong kami untuk terus menghadirkan kendaraan-kendaraan yang berkualitas untuk pasar ekspor dan tentu juga di dalam negeri," pungkas Achmad Rofiqi.

BERI KOMENTAR