HOME » BERITA » DIIKUTI 60 MEREK, INDONESIA MOTORCYCLE SHOW DIGELAR 31 OKTOBER

Diikuti 60 Merek, Indonesia Motorcycle Show Digelar 31 Oktober

Jum'at, 14 September 2018 08:45 Editor : Ahmad Muzaki
Foto: Nazarudin Ray

OTOSIA.COM - Indonesia adalah negara dengan populasi sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India. Tidak heran jika setiap pameran menyangkut roda dua selalu kebanjiran pengunjung.

Pameran akbar roda dua di Indonesia menjadi hal yang dinantikan oleh penggemar sepeda motor di Tanah Air, seperti Indonesia Motorcycle Show (IMOS). Tahun ini IMOS akan berlangsung tanggal 31 Oktober – 4 November 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).

Foto: IMOS 2016/Nazarudin Ray

Pameran yang digelar oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini menempati area seluas 10.500 meter persegi dan mengusung tema “Indonesia Future Technology” yang menampilkan sejumlah terobosan teknologi dalam industri kendaraan roda dua.

“Teknologi selalu menjadi isu yang menarik di industri sepeda motor karena akan mempengaruhi kenyamanan, keamanan, dan kepraktisan berkendara para penggunanya. IMOS 2018 ini akan menghadirkan teknologi terkini untuk kemajuan industri sepeda motor Indonesia,” ungkap Johannes Loman, Ketua Umum AISI

IMOS 2018 akan diikuti 60 merek dari beberapa kategori produk, seperti sepeda motor yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS yang tergabung dalam AISI, serta merek-merek di luar AISI seperti KTM, Royal Enfield, Peugeot Scooters, SYM, SOIB, Vespa dan Piaggio.

Foto: IMOS 2016/Nazarudin Ray

Sementara produk pendukungnya antara lain Shad, Respiro, NHK, KYT, Nolan, Brisk, Ohlins, M One, Ravenol, JP Helmet, Ferrox, Bosch, Astra Otoparts, Prime Gear, RSV Helmet dan merek-merek pelumas seperti Pertamina Lubricants, Evalube, Idemitsu, serta berbagai merek apparel dan riding equipment

"Selain menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penerimaan pajak, kontribusi positif industri sepeda motor juga semakin besar sejalan dengan peningkatan ekspor sepeda motor ke mancanegara," kata Johannes Loman.

Reporter : Nazarudin Ray

 (kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR