HOME » BERITA » DIKALAHKAN 'MARQUEZ' DI MOTOGP LE MANS, DOVIZIOSO: APAKAH INI NYATA?

Dikalahkan 'Marquez' di MotoGP Le Mans, Dovizioso: Apakah Ini Nyata?

Dibuntuti dan dikalahkan 'Marquez' bikin Dovizioso syok

Senin, 12 Oktober 2020 22:15 Editor : Ahmad Muzaki
Dikalahkan 'Marquez' di MotoGP Le Mans, Dovizioso: Apakah Ini Nyata?
Andrea Dovizioso dan Alex Marquez © AP Photo

OTOSIA.COM - Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso tak menyangka jika dirinya bakal dibuntuti oleh 'Marquez' saat balapan MotoGP seri Le Mans, Minggu (11/10) kemarin.

Dalam balapan tersebut, Dovi harus berhadapan dengan Marquez. Namun bukan Marc Marquez, melainkan Alex Marquez.

Penampilan Alex benar-benar tangguh saat lintasan di guyur hujan. Start dari posisi ke-18, adik Marc Marquez tersebut mampu meraih podium pertama sekaligus podium perdananya di MotoGP.

Dalam empat lap menjelang finis, Marquez sempat harus berduel dengan Dovizioso, yang uniknya rival berat sang kakak, Marc, selama tiga musim terakhir. El Pistolas pun dengan tenang menyalip 'Dovi' di Tikungan 6 pada Lap 25, dan akhirnya finis di belakang Danilo Petrucci.

1 dari 2 Halaman

Pertanyakan Kenyataan Dibuntuti 'Marquez'

Dovizioso pun kaget saat mengetahui sedang diburu oleh 'Marquez', karena Marquez yang satu lagi sedang absen karena cedera patah tulang lengan kanan. Meski begitu, rider Italia ini yakin Alex memang layak mendapatkan podium kali ini karena performanya lebih kuat.

"Saat saya melihat 'Marquez' di pit board, saya berkata, 'Apakah ini nyata? Sialan, tidak mungkin!'" gurau Dovizioso via GPOne. "Tapi Alex memang tampil baik. Ia layak dapat podium itu. Pada akhirnya, saya harus berpuas diri soal peringkat saya di klasemen, karena saya meraih beberapa poin penting."

Dovizioso sendiri harus puas finis keempat usai disalip Pol Espargaro tak lama setelah berduel dengan Alex. Ia mengaku tak kecewa-kecewa amat, karena kansnya dalam merebut gelar dunia masih terbuka lebar, mengingat ia duduk di peringkat 3 hanya berjarak 18 poin dari Fabio Quartararo di puncak klasemen.

2 dari 2 Halaman

Tatap Seri Aragon dan Teruel

"Saya tahu banyak orang berekspektasi tinggi pada kami dalam kondisi basah, apalagi Danilo menang. Saya pun ikut bahagia untuknya, tapi pada akhirnya Anda memang harus ambil risiko tinggi untuk melaju cepat. Saya nyaris jatuh beberapa kali, jadi finis dan meraih poin penting bikin saya senang," ungkapnya.

Kini, Dovizioso pun fokus menatap MotoGP Aragon dan Teruel, Spanyol, yang masing-masing digelar pada 16-18 dan 23-25 Oktober mendatang. MotorLand Aragon dikenal cukup bersahabat dengan Ducati, namun rider Italia ini tak mau sesumbar.

"Kami bisa kompetitif dalam kondisi kering, dan ini kabar baik. Fabio cepat, tapi ada banyak rider Ducati di sekitarnya. Jadi, apa pun bisa terjadi. Setiap balapan punya kisah berbeda, entah apa yang akan terjadi di Aragon. Ini musim yang gila, Anda harus tetap bekerja keras," tutupnya.

BERI KOMENTAR