HOME » BERITA » DILARANG MUDIK LEBARAN, PEMERINTAH AKAN LAKUKAN PENYEKATAN DI LEBIH DARI 300 LOKASI

Dilarang Mudik Lebaran, Pemerintah Akan Lakukan Penyekatan di Lebih dari 300 Lokasi

Menteri Perhubungan mengungkapkan akan ada penyekatan di lebih dari 300 lokasi. Masyarakat diimbau untuk tetap di rumah saja, daripada diputar balik oleh petugas jika nekat mudik.

Kamis, 08 April 2021 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Dilarang Mudik Lebaran, Pemerintah Akan Lakukan Penyekatan di Lebih dari 300 Lokasi
Ilustrasi arus mudik Lebaran (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Pemerintah akan awasi pelaksanaan larangan mudik Lebaran 2021. Salah satunya adalah dengan menerapkan penyekatan di berbagai titik lokasi.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkap akan ada raturas penyekatan di jalanan pada momentum masa libur Lebaran 2021. "Berkaitan dengan jalur darat, kita berkoordinasi dengna polisi dan akan melarang mudik dengna menyekat lebih dari 300 lokasi," tegas Budi saat jumpa pers di Istana Negara Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Karena itu, sebelum perjalanan para pemudik sia-sia, dia kembali mengingatkan agar masyarakat tetap di rumah saja.

1 dari 2 Halaman

"Jadi kami menyarankan bapak ibu jangan teruskan rencana mudiknya karena kami akan tindak tegas," jelas budi.

Budi menambahkan, jalur darat tidak terbatas bagi mereka yang membawa kendaraan pribadi. Namun pergerakan kereta juga akan dikurangi. Menurutnya, kereta diizinkan beroperasi nantinya hanya kereta luar biasa saja untuk mencegah mudik lebaran.

"Di kereta api kita hanya berikan kereta luar biasa dan Jabodetabek dan Bandung kami akan menurunkan suplai terbatas bagi mereka yang dikecualikan," rinci Budi.

2 dari 2 Halaman

Pantau Jalur Laut

Selain jalur darat, Budi juga mengingatkan pemudik yang nekat menggunakan jalur laut.

Menurut dia, pemantauan pergerakan juga akan dilakukan di kapal-kapal terkecuali bagi mereka yang memang dibolehkan bepergian menggunakan kapal atas urusan pekerjaan.

"Kemudian di laut ada pergerakan dan hanya memberikan fasilitas dikecualikan, jadi berikan layanan secara terbatas," tandas Budi.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR