HOME » BERITA » DIMARAHI TETANGGA RESE GARA-GARA ANAK NANGIS HINGGA PANASI MOBIL, CURHATAN WANITA INI JADI SOROTAN

Dimarahi Tetangga Rese Gara-gara Anak Nangis hingga Panasi Mobil, Curhatan Wanita Ini Jadi Sorotan

Video curhatan seorang wanita yang punya tetangga rese, sering diteriaki saat anak nangis dan panasi mobil

Sabtu, 03 Juli 2021 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Dimarahi Tetangga Rese Gara-gara Anak Nangis hingga Panasi Mobil, Curhatan Wanita Ini Jadi Sorotan
Curhat Wanita Punya Tetangga Rese. Instagram/@berita_gosip ©2021 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Ketika bertetangga, pasti ada saja perilaku tetangga yang membuat Otolovers geram. Terlebih lagi jika perilaku tetangga terlalu berlebihan, seperti gampang marah-marah.

Seperti momen yang dibagikan akun TikTok @yennysyen. Kediaman wanita ini berdekatan dengan seorang tetangga yang selalu mengeluh dan komplain.

Makin kesal, kelakuan dari sang tetangga itu pun dianggapnya kian menyebalkan. Seperti apa curhatannya? Berikut ulasan selengkapnya.

1 dari 6 Halaman

Tetangga Sering Komplain

Sejumlah video berdurasi pendek milik wanita tersebut kian ramai usai dibagikan kembali oleh akun Instagram @berita_gosip. Dalam tiga buah video yang diunggah itu, nampak seorang wanita tengah bercerita mengenai tetangga rumah yang menyebalkan.

"Se-aneh apa tetanggamu?" tulisnya.

Bertetangga selama kurang dari satu tahun membuat wanita itu telah mendapatkan banyak komplain. Salah satunya soal burung miliknya yang terus berkicau dan dianggap mengganggu.

"Jadi sudah mau setahun semua dikomplain sama dia. Bahkan kita pernah punya burung love bird pun dia bilang berisik. Kita selama ini diam-diam saja," ceritanya.

"Sampai burungnya kita kasih orang. Panasin mobil dibilang berisik," curhatnya.

2 dari 6 Halaman

Semua Dikomplain

Tak hanya soal suara burung dan mobil yang tengah dipanasi, tetangga itu pun juga menyoroti suara tangisan sang buah hati. Suatu ketika, sang buah hati diungkapkannya pernah dimarahi tetangga itu secara langsung.

"Ini tetangga dari awal kita pindah, apa saja dikomplain, manasin mobil enggak boleh, anak nangis gak boleh, sempat sampai pernah nyamperin anakku dan marah-marahin anakku 3x pas aku sama suami lagi gak di rumah," ungkapnya.

3 dari 6 Halaman

Takut Anak Trauma

Sang tetangga menyebut, buah hatinya yang diketahui masih berusia balita itu terus menangis dan berteriak setiap hari.

"Dia sadar saya videoin. Jadi dia bilang anak saya nangis teriak-teriak setiap hari. No! Anak saya gak nangis tiap hari," tulisnya.

4 dari 6 Halaman

Pasang CCTV

Kelakuan dari sang tetangga itu pun kian mengkhawatirkan. Ia cenderung merasa khawatir terhadap perkembangan buah hatinya di rumah sejak kejadian itu. Kini, ia dan sang suami memutuskan untuk memasang kamera cctv guna mengantisipasi hal serupa tak terulang kembali.

"Sampai dia pernah datangin anak saya yang lagi di rumah, saya titipin mbaknya. Dia nunjuk-nujuk, marah-marah ke anak saya yang masih 4 tahun, waktu saya gak di rumah. Dia sampai niat ngebel rumah. Sampai akhirnya sekarang saya pasang cctv, karena takut anak saya trauma," paparnya.

5 dari 6 Halaman

Merasa Kesal dengan Kelakuan Tetangga

Saat sang buah hati berteriak dan menangis, tetangga itu pun kerap komplain secara langsung dari balkon belakang rumah. Ia pun kian geram dengan aksi tetangga yang selalu komplain dengannya.

"Kalau pas anakku lagi berantem dan nangis-nangis, dia selalu teriak-teriak begitu dari situ. Dipikir anak kita robot kali, bisa disetel. Kapan suruh diam, kapan suruh nangis, kapan disuruh ke pasar sekalian, biar gak ngerepotin emaknya. Kalau anak bisa disetel, saya juga mau," tulisnya.

"Kalau dia yang menghadapi anak-anak lagi tantrum, yakin dia juga gak mampu," sambungnya.

6 dari 6 Halaman

@yennysyen

##tetanggaaneh ##tetanggabuletukangkomplain

? Myself - Bazzi

Penulis: Mutia Anggraini

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR