HOME » BERITA » DISAMBUT POSITIF, MOBIL ESEMKA BIMA MULAI RAMAI PEMESAN

Disambut Positif, Mobil Esemka Bima Mulai Ramai Pemesan

Mobil buatan nasional, Esemka Bima disambut positif oleh konsumen di pedesaan. Disebutkan bahwa mobil niaga Esemka ini sudah mulai mendapatkan pesanan dari beberapa desa.

Selasa, 10 September 2019 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Disambut Positif, Mobil Esemka Bima Mulai Ramai Pemesan
Pabrik Esemka (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Presiden RI Joko Widodo baru saja meresmikan pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019) lalu. Bersamaan dengan itu, mobil niaga Esemka Bima juga diluncurkan.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Kepala Desa Indonesia (Apdesi), Budiman Sudjatmiko menyebut hal tersebut disambut baik sejumlah desa di Indonesia.

"Mobil niaga Esemka akan mencukupi produk-produk pertanian di desa-desa, dan sudah ada 60 unit pesanan dari sejumlah desa di Bengkulu dan Kalimantan," kata Budiman, saat menghadiri peresmian pekan lalu, dikutip dari Merdeka.com.

Lebih lanjut, Budiman mengatakan bahwa Esemka bisa bekerja sama dengan desa untuk pembuatan komponen-komponen misalnya. Maka hal itu bisa didorong melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengembangkan beberapa komponen yang dibutuhkan. Seperti di Cina, beberapa motor nasonal negara itu, komponen-komponennya dibuat oleh industri rumah tangga atau desa.

"Kami ingin industri desa di Indonesia juga ikut terlibat dalam gerakan membangun Industri Esemka di Desa Demangan Boyolali ini. Desa modalnya ada dan mereka akan siap ikut kembangkan melalui investasi," jelas Budiman.

1 dari 2 Halaman

Bukan Sekadar Produksi

Disambut Positif, Mobil Esemka Bima Mulai Ramai PemesanBukan Sekadar Produksi

Mobil Esemka dinilai baik. Tapi tak berhenti soal produksinya, tapi juga pemasarannya. Butuh kepercayaan dari konsumen Indonesia. Desa di sejumlah provinsi di Indonesia sudah siap mempercayai dan siap untuk membelinya.

"Kami akan mendorong desa ikut melakukan investasi. Produk ini, suatu saat bisa melibatkan shareholder dari desa," tambahnya.

Contohnya seperti desa-desa dari Bengkulu yang sudah memesan Esemka Bima. Menurutnya, bisa saja nantinya BUMDes dari desa-desa tersebut terlibat investasi dengan pabrik di Boyolali.

Budiman yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia itu sedang mendorong pengembangan industri berbasis teknologi secara mandiri. Artinya, bisa menciptakan industrialisasi desa untuk melihat potensi Esemka ke depannya.

"Namun, saya berharap suatu saat mimpinya itu, teman-teman desa ikut investasi untuk mengembangkan mobil ini menjadi sesuai standar teknologi yang dibutuhkan, agar bisa bersaing di pasaran," paparnya.

2 dari 2 Halaman

Desa Ikut Investasi

Disambut Positif, Mobil Esemka Bima Mulai Ramai PemesanDesa Ikut Investasi

Menurutnya, sementara ini Esemka agar berjalan dahulu. Kedepannya, desa siap menyambut bekerja sama sebagai konsumen maupun shareholder terutama untuk mobil niaga.

"Kami berharap dengan diresmikan Esemka ni, bisa mengekspirasi pengusaha-pengusaha lain untuk membangun teknologi mandiri seperti hardware untuk perangkat komputer mandiri. Negara Cina dan India sudah mulai mandiri, kenapa Indonesia tidak," katanya.

Meski begitu, pihaknya mendorong desa terlibat dalam menyiapkan proses produksi. Bukan sekadar pasar atau konsumen, tetapi juga ikut menanam modal ke perusahaan.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR