HOME » BERITA » PELEK MOBIL TIDAK DIANJURKAN DISEMPROT DISINFEKTAN, KENAPA?

Pelek Mobil Tidak Dianjurkan Disemprot Disinfektan, Kenapa?

Cairan disinfektan tidak dianjurkan disemprotkan langsung ke pelek mobil karena dapat merusak lapisan krom pelek.

Jum'at, 10 April 2020 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Pelek Mobil Tidak Dianjurkan Disemprot Disinfektan, Kenapa?
Deretan pelek mobil (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Disinfektan adalah cairan yang dapat mencegah penyebaran virus corona COVID-19. Ternyata, selain tidak dianjurkan untuk disemprotkan pada tubuh manusia, disinfektan juga dapat merusak lapisan pelek kendaraan.

Berbagai cara dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona yang saat ini tengah mewabah di Indonesia. Salah satunya dengan menyemprot disinfektan untuk membunuh perkembangan dari virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut.

1 dari 2 Halaman

Cairan yang mengandung alkohol, klorin dan hidrogen peroksida ini, menurut beberapa praktisi kesehatan tidak dianjurkan untuk disemprotkan pada tubuh manusia. Cairan disinfektan ini juga tidak dianjurkan untuk disemprotkan pada pelek kendaraan, apalagi dibiarkan dalam jangka waktu lama.

Menurut Aldi Rais, Community Manager HSR Wheel mengatakan bahwa cairannya bisa merusak lapisan pelek. ?Penyemprotan cairan disinfektan pada pelek akan memberikan efek yang besar,? ungkap Aldi Rais.

2 dari 2 Halaman

Aldi Rais menambahkan bahwa cairan disinfektan yang mengandung hidrogen peroksida akan membuat pelek jadi berkarat. ?Kandungan yang ada pada disinfektan akan merusak lapisan krom dan menjadikan pelek berkarat,? tambahnya.

Lebih lanjut, Aldi pun menyarankan untuk mencucinya dengan sabun. ?Kalau mau mencegah hadirnya virus corona pada pelek, cukup dicuci dengan sabun saja. Lalu dilap sampai kering agar tidak terjadi proses korosi,? pungkasnya.

BERI KOMENTAR