HOME » BERITA » DISINGGUNG SOAL KEMUNGKINAN MASUKNYA MOBIL LISTRIK KE INDONESIA, INI TANGGAPAN BMW

Disinggung Soal Kemungkinan Masuknya Mobil Listrik ke Indonesia, Ini Tanggapan BMW

Selasa, 12 Februari 2019 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Mobil BMW i8 (caranddriver.com)

OTOSIA.COM - BMW Group Indonesia telah memastikan bahwa mereka akan menghadirkan 10 model terbaru di 2019. 10 model tersebut di antaranya yaitu X4, X5, X7, Seri 7, Seri 8 Coupe, dan Z4.

Sayangnya dari 6 model yang telah dibocorkan dan diluncurkan oleh BMW, mereka belum mau membocorkan apakah keempat model lainnya akan masuk dengan varian hybrid atau tidak. Mengingat saat ini, cukup banyak pabrikan yang meluncurkan mobil bertenaga hybrid atau full electric.

Ketika disinggung terkait mobil listrik, pihak BMW Group Indonesia mengatakan bahwa mereka sangat siap untuk memboyong mobil bertenaga hybrid ke Indonesia. Namun, masih ada beberapa alasan yang menjadi menjadi hambatan bagi pihak BMW.

"Kalo mobil listrik, sebenarnya dari BMW sangat menyambut positif karena sekarang mobil listrik sudah menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Saat ini kami mulai melakukan pendekatan berdasarkan dari apa yang kita lakukan di luar negeri, yang paling ideal itu adalah menggunakan pajak berdasarkan emisi. Jadi berdasarkan berapa sih emisi yang dihasilkan dari sebuah kendaraan," ujar Jodie O'tania selaku Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia.

Jodie juga menambahkan "Kebijakan seperti itu sudah dilakukan di beberapa negara seperti di Thailand dan di Malaysia. Jadi pajak kendaraan itu didasarkan atas berapa emisi yang dihasilkan. Cara tersebut bisa menjadi payung regulasi dari kendaraan listrik di Indonesia".

Menurut Jodie, tantangan terbesar ketika menghadirkan kendaraan full electric di Indonesia yaitu meyakinkan mind set dari pelanggan terhadap kendaraan listrik. Mind set tersebut yaitu terkait benefit apa yang didapatkan terhadap penggunaan kendaraan listrik, serta kesiapan infrastruktur pendukung.

BMW Group Indonesia menilai alangkah lebih bijaknya jika saat ini terlebih dahulu memperkenalkan kendaraan plug in hybrid yang merupakan kombinasi antara listrik dengan Combustion Engine.

Jodie memaparkan, mobil full electric akan siap masuk ke Indonesia ketika memang masyarakat sendiri sudah siap menerima kehadiran dari mobil full electric.

"Pada saat mind set mereka sudah mulai bisa merasakan benefit dari mobil full electric seperti kenyamanannya, kehematannya dan performanya, maka saat itu mereka akan mulai mengetahui bahwa mobil full electric memiliki kesamaan bahkan lebih baik dari mobil bertenaga combustion engine," tambah Jodie.

Kesiapan infrastruktur pendukung juga dinilai akan sangat berpengaruh terhadap keyakinan masyarakat ketika hendak membeli mobil full electric. Saat ini, mungkin banyak masyarakat yang masih khawatir jika menggunakan mobil listrik akan mengalami kesulitan pengisian baterai terutama saat di kondisi kemacetan.

Pemerintah Indonesia sendiri, saat ini sebenarnya sedang menggodok aturan terkait kendaraan listrik di Indonesia yang kabarnya akan segera rampung pada tahun ini.

Reporter : Muhammad Ikbal

(kpl/ikb/ahm)

BERI KOMENTAR