HOME » BERITA » DISIPLINKAN WARGA, PERSONEL GABUNGAN AKAN GELAR RAZIA MASKER PAGI SAMPAI MALAM

Disiplinkan Warga, Personel Gabungan Akan Gelar Razia Masker Pagi Sampai Malam

Personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP menggelar operasi yustisi untuk mendisiplinkan warga terkait penggunaa masker di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Sabtu, 12 September 2020 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Disiplinkan Warga, Personel Gabungan Akan Gelar Razia Masker Pagi Sampai Malam
Razia masker di Garut (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Pandemi COVID-19 yang tak kunjung reda memaksa semua orang untuk selalu waspada dan disiplin akan kebersihan. Terutama agar selalu mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara rutin.

Agar lebih disiplin, personel gabungan dari Polisi, TNI dan Satpol PP pun menggelar operasi yustisi. Dalam operasi ini, personel gabungan akan merazia penggunaan masker.

"Saya ingin menyampaikan bahwa operasi yustisi terkait dengan penggunaan masker ini akan nanti terdiri Polisi, TNI, ada Satpol PP, ada jaksa dan kamtibnya," kata Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020) dikutip dari Merdeka.com.

1 dari 2 Halaman

"Kenapa masker? Karena ini yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kita akan tegas ya untuk mengenakan operasi ini," sambungnya.

Operasi ini, lanjut Gatot Eddy akan dilakukan sepanjang hari. Baik pagi, siang, maupun malam hari.

"Ada pagi, siang, dan ada beberapa daerah yang menerapkan jam malam, kita akan juga operasi pada malam hari. Kita akan koordinasikan dengan Bapak Kapolda, Bapak Kejati ya, untuk bisa bergabung dengan sesuai apa yang kita rencanakan," jelasnya.

2 dari 2 Halaman

Prioritas operasi ini, kata Wakapolri, ialah tempat-tempat yang menjadi pusat kumpul warga. Seperti halnya pasar dan juga perkantoran yang dinilai rawan penularan Covid-19.

"Kita akan ada TNI-Polri di sana ada Satpol PP juga. Tujuannya adalah untuk meminimalisir penularan di klaster-klaster tersebut. Jadi mungkin jangan kaget kalau ada polisi, ada TNI, ada Satpol PP, tujuan kita bukan untuk tujuan represif. Tujuan kita untuk menyelamatkan," tegasnya.

Gatot menerangkan, pihaknya tak menginginkan adanya korban yang terus berjatuhan lantaran Covid-19. "Kita tidak mau ada korban lagi. Korban orang tua yang punya anak dan lainnya. Ini yang kita antisipasi," pungkasnya.

BERI KOMENTAR