HOME » BERITA » DITERJANG COVID-19, TARGET TAHUNAN PENJUALAN MOBI BERAT

Diterjang COVID-19, Target Tahunan Penjualan Mobi Berat

Penjualan mobil di tanah air terjun bebas akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Selasa, 19 Mei 2020 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Diterjang COVID-19, Target Tahunan Penjualan Mobi Berat
Pameran otomotif (Dok. Otosia.com)

OTOSIA.COM - Industri otomotif nasional benar-benar kalang kabut akibat serangan pandemi virus Corona (COVID-19). Penjualan mobil pun alot akibat daya beli masyarakat Indonesia yang turun drastis.

Tentu saja, catatan penjualan roda empat terjun bebas. Dilansir dari Liputan6.com, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi menjelaskan bahwa pembelian mobil bagi warga kini bukanlah kebutuhan primer, bahkan sekunder atau tersier.

"Penurunan penjualan karena Covid-19 dan juga pemberlakuan PSBB, luar biasa. Diperkirakan tahun ini, penjualan mobil hanya mencapai 600 ribuan unit, dari tahun lalu sebanyak 1.050 jutaan unit," ujar Nangoi dalam diskusi virtual Industry Roundtable, beberapa waktu lalu.

1 dari 2 Halaman

Lanjut Nangoi, jika dilihat dari penjualan wholesale turunnya sangat drastis, sekitar 90 persen. Volumennya sendiri, sekitar hanya 8 ribuan unit, dan ini pukulan yang luar biasa.

Sedangkan untuk ritelnya, sekitar 24 ribuan unit, dan jadi penjualan terendah dalam beberapa tahun belakangan.

"Mei akan lebih berdampak lagi, karena penerapan PSBB berlaku di banyak daerah di Indonesia. Begitu juga dengan hari Lebaran, dan penjualan akan lebih rendah dibanding April," tegasnya.

2 dari 2 Halaman

Sementara itu, prediksinya, Juni sudah sedikit membaik, dan Juli ekonomi mulai meningkat, dan Agustus sudah mulai normal.

"Prediksi kami, penjualan setahun 600 ribuan unit. Itu kami buat saat Maret, namun jika melihat April dan Mei sedang berjalan, ada perasaan was-was, dan 600 ribu unit juga sepertinya masih berat," pungkasnya.

BERI KOMENTAR