HOME » BERITA » DITUDING JADI PELAKU TABRAK LARI, POLWAN DIKEJAR WARGA

Dituding Jadi Pelaku Tabrak Lari, Polwan Dikejar Warga

Seorang polwan di Jember sempat dikejar warga lantaran terlibat insiden tabrak lari.

Kamis, 09 Januari 2020 15:45 Editor : Cornelius Candra
Dituding Jadi Pelaku Tabrak Lari, Polwan Dikejar Warga
Pengendara sepeda motor yang ditabrak Polwan di Jember (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Belum lama ini, seorang polisi wanita (Polwan) di Jember sempat dikejar oleh warga. Pasalnya, ia dituding sebagai pelaku tabrak lari pada Rabu kemarin (8/1). Namun, pihak kepolisian menyebut bahwa insiden ini telah berakhir damai.

"Dia tidak bermaksud melarikan diri, tetapi mencari tempat berhenti. Namun karena di tengah jalan dia diteriaki sebagai pelaku tabrak lari, dan langsung orang-orang buka mobil," ujar Kasat Lantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael saat dikonfirmasi Merdeka.com.

Dari video yang viral tersebut, terlihat Polwan tersebut mengendarai mobil Suzuki Ertiga, dan dikejar oleh seorang pengemudi ojek online (ojol). Situasi jalan saat itu terlihat sedang padat merayap.

Dari kronologis yang diutarakan Satlantas Polres Jember, Polwan tersebut berinisial VS (40). Saat itu, sang Polwan menabrak motor Honda Beat bernomor polisi P 6851 GH yang dikemudikan AW (21) dan membonceng NK (18).

1 dari 2 Halaman

Lantaran Menepi

Saat kejadian, motor Honda Beat berhenti di dekat jembatan yang ada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, tidak jauh dari alun-alun pusat kota Jember.

"Saat itu pengendara motor berhenti untuk menepi karena akan memakai jas hujan," jelas Edwin.

Namun nahas, motor tersebut ditabrak mobil yang dikemudikan VS dari arah belakang. "Sebenarnya dia (Polwan VS), sudah berusaha membanting setir ke kanan. Tapi karena kurang cukup ke kanan, jaraknya terlalu dekat, maka terjadilah benturan dari kedua kendaraan," papar Edwin.

Akibatnya, NK yang dibonceng terjatuh dari bagian belakang kursi motor. "Dia mengalami luka lebam tangan kiri dan kaki," sambung Edwin.

2 dari 2 Halaman

Berakhir Damai

Warga yang melihat peristiwa itu lantas berusaha mengejar mobil Suzuki Ertiga yang dikendarai VS.

Aksi kejar-kejaran terhenti di depan Gedung DPRD Jember, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi tabrakan.

"Kita akan tetap proses meski dia Polwan sekalipun," tegas Edwin.

Menurut Edwin, VS telah berusaha mempertanggungjawabkan peristiwa itu dengan membawa NK ke puskesmas terdekat. VS juga memberi ganti rugi sesuai perkiraan, yakni Rp 500 ribu. "Sudah aman dan beres semua kok," pungkas Edwin.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR