HOME » BERITA » DéJà VU, VIRAL VIDEO POLISI DI LONDON TEKAN DAN TINDIH KEPALA LAKI-LAKI BERKULIT HITAM

Déjà vu, Viral Video Polisi di London Tekan dan Tindih Kepala Laki-Laki Berkulit Hitam

Peristiwa di Islington, London Utara mengingatkan akan insiden George Flyoyde. Dalam video yang beredar tampak polisi menekan dan menindih kepala seorang laki-laki berkulit hitam yang tangannya diborgol.

Senin, 20 Juli 2020 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Déjà vu, Viral Video Polisi di London Tekan dan Tindih Kepala Laki-Laki Berkulit Hitam
Polisi di London saat menangkap seorang laki-laki berkulit hitam (The Sun)

OTOSIA.COM - Bulan Mei lalu, polisi di Amerika Serikat membuat publik heboh setelah seorang laki-laki berkulit hitam tewas saat kepala dan lehernya ditekan. Sontak, gerakan Black Lives Matter pun merebak, tak hanya di Amerika Serikat, tapi juga di seluruh dunia.

Kini kembali beredar video serupa yang membuat orang-orang dj vu. Pada video yang dibagikan oleh akun Twitter @RealAiRavish, tampak dua petugas kepolisian yang berusaha menangkap seorang laki-laki berkulit hitam.

Satu orang polisi menekan kepala laki-laki tersebut, dan satu lainnya memegangi kaki. Tampak tangan si laki-laki berkaos hijau itu juga diborgol. Laki-laki itu juga terdengar meminta polisi melepaskan kepalanya.

1 dari 3 Halaman

Thesun.co.uk

Banyak orang mengerumuni dua polisi itu. Polisi juga meminta orang-orang untuk mundur. Petugas kemudian berdiri dan berjalan menuju kerumunan dan memerintahkan mereka bubar.

Pada video kedua yang beredar tampak beberapa polisi tiba di lokasi. Seseorang perempuan terdengar mengatakan kepada petugas bahwa itu bisa melukai si laki-laki tersebut.

"Tidak apa-apa menangkapnya tapi jangan mendorong kepalanya dan kemudian berlutut. Itu bisa membunuhnya, itu bisa melukainya," begitu terdengar.

Polisi pun berusaha memberi pengertian kepada orang-orang bahwa si laki-laki itu cocok dengan kriteria seseorang yang sedang mereka buru.

2 dari 3 Halaman

Penjelasan Polisi

Terkait hal tersebut, Polisi Metropolitan pun menanggapi bahwa laki-laki tersebut, Marcus Coutain (45) diduga memiliki pisau di tempat umum. Dia akan diadili di Highbury Corner pada hari Sabtu.

Sementara dua petugas juga sudah ditindak. Satu petugas ditangguhkan dan satu lainnya diberi tugas terbatas.

"Kami mengetahui video yang menunjukkan sebagain dari insiden di mana dua petugas menahan laki-laki itu di tanah dan itu terlihat sangat memprihatinkan. Kedua petugas yang terlibat juga sudah memberikan pernyataan," terang juru bicara kepolisian, dikutip dari The Sun.

3 dari 3 Halaman

BERI KOMENTAR