HOME » BERITA » DKI SIAP HAPUS LARANGAN SEPEDA MOTOR DI SUDIRMAN-THAMRIN

DKI Siap Hapus Larangan Sepeda Motor di Sudirman-Thamrin

Selasa, 07 November 2017 14:30 Editor : Rohimat Nurbaya
Motor melintas di kawasan Sudirman - Thamrin (merdeka.com)

OTOSIA.COM - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru akan mencabut larangan sepeda motor masuk kawasan Sudirman-Thamrin. Kebijakan tersebut masih dalam tahap rencana dan masih dalam tahap pengkajian.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, rencana pencabutan ini untuk memberikan rasa keadilan untuk pengendara roda dua. Dia ingin semua warga Jakarta mendapat perlakuan yang sama.

"Tapi kemarin Pak Anies dihadapkan pada pertanyaan apakah jalan Sudirman akan ditutup untuk motor? Pak Anies sampaikan dan saya sepakat bahwa kita harus berkeadilan," kata pejabat yang akrab disapa Sandi itu dikutip dari laman merdeka.com.

Menurut dia, bukan sekadar menghadirkan keadilan untuk pengendara sepeda motor saja. Pertimbangan lainnya, sepanjang Jalan Sudirman terdapat kantor-kantor. Umumnya banyak para pegawainya yang memanfaatkan ojek online.

"Peningkatannya tinggi sekali orang saling antar makan siang baik itu layanan transportasi online maupun yang tidak berbasis online, jadi data kita menunjukkan ini merupakan hajat hidup orang banyak," ujar Sandi.

Sejak awal dilantik bulan kemawin, Gubernur DKI Jakarta Anies tengah meminta dibuatkan rancangan soal pengendara roda dua yang rencananya akan diizinkan melintasi Jalan Thamrin. Rancangan tersebut dibahas pada rapat pimpinan yang dilakukan di Balai Kota Jakarta.

"Kita review rancangannya (roda dua) agak panjang, yang saya sampaikan kepada semua bahwa kita menginginkan agar kendaraan roda dua tetap bisa lewat Sudirman-Thamrin," katanya.

Mantan Menteri Pendidikan itu menginginkan agar rancangan terkait pelarangan roda dua melintas di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin diubah. Dia menginginkan agar seluruh akses jalanan di ibu kota adalah jalanan yang bisa diakses semua kendaraan.

Reporter : Rohimat

 (kpl/mat)

BERI KOMENTAR