HOME » BERITA » DOLAR MASIH GALAK, SUZUKI PANTANG MUNDUR PASANG ABS DI GSX-R150

Dolar Masih Galak, Suzuki Pantang Mundur Pasang ABS di GSX-R150

Nilai dolar Amerika terhadap rupiah masih kokoh di Rp15.000. Kondisi ini bukan tidak mungkin berpengaruh pada impor barang sehingga turut berpengaruh pada harga dan ekonomi pasar, termasuk pembelian kendaraan bermotor.

Kamis, 01 November 2018 14:45 Editor : Ahmad Muzaki
Suzuki GSX-R150 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Nilai dolar Amerika terhadap rupiah masih kokoh di Rp15.000. Kondisi ini bukan tidak mungkin berpengaruh pada impor barang sehingga turut berpengaruh pada harga dan ekonomi pasar, termasuk pembelian kendaraan bermotor.

Namun di tengah kondisi tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales justru memproduksi GSX-R 150 terbaru yang kini memakai ABS. Padahal masih ada komponen impor pada motor sport ini, dan pihak Suzuki masih bertahan dengan harga yang ekonomis untuk harga Suzuki GSX-R150 ABS.

Suzuki GSX-R150 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Pasalnya, GSX-R 150 ABS dibanderol Rp3 juta lebih mahal dari versi R keyless. Namun Sales & Marketing 2W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, Yohan Yahya menyebut harga ABS-nya sendiri sudah Rp5 juta.

"Kita masih berhitung ya yang pasti komponen motor 90 persen sudah lokal meskipun ada beberapa item yang masih impor. Kita lihat seperti apa? Ada material di pabrik yang masih impor," kata dia.

Dengan kemunculan GSX-R 150 ABS sendiri, ia yakin motor tersebut bisa terjual 300-400 unit per bulan. Ia sendiri masih yakin dengan pertumbuhan pasar sepeda motor sport.

Ban Depan Suzuki GSX-R150 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

"Kalau melihat market sport itu sekitar 9 persen. Artinya tetap akan ada. Kurang lebih 9 persen. Dibanding tahun lalu memang mengalami penurunan di beberapa model," ujarnya.

Suzuki GSX-R 150 ABS sendiri sebenarnya sudah dibuat oleh Suzuki di Indonesia tetapi sebelumnya ditujukan untuk pasar Eropa karena alasan regulasi. Kini, motor tersebut akhirnya beredar di Indonesia karena adanya permintaan dari konsumen.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR