HOME » BERITA » EFEK PPNBM NOL PERSEN, DEALER BIASA JUAL UNIT 5 MOBIL PERHARI MELONJAK JADI 25 UNIT

Efek PPnBM Nol Persen, Dealer Biasa Jual Unit 5 Mobil Perhari Melonjak Jadi 25 Unit

Sejak PPnBM nol persen diberlakukan mulai Maret 2021, salah satu dealer Mitsubishi mengaku bisa menjual hingga 25 unit per hari dari biasanya hanya 5 mobil.

Rabu, 10 Maret 2021 16:15 Editor : Nazarudin Ray
Efek PPnBM Nol Persen, Dealer Biasa Jual Unit 5 Mobil Perhari Melonjak Jadi 25 Unit
Ilustrasi pameran otomotif IIMS (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan penjualan mobil nasional mencapai 70.000 sampai 80.000 unit per bulan, menyusul diberlakukannya PPnBM nol persen sejak Maret 2021.

PPnBM dinilai Gaikindo dapat memulihkan mobil dan membangkitkan kembali ekosistem industri kendaraan bermotor di Indonesia yang tahun 2020 terdampak cukup dalam akibat adanya Pandemi.

1 dari 4 Halaman

Jika penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang biasanya mampu membukukan penjualan per-bulan pada kisaran 90.000-100.000 unit, turun cukup signifikan hingga hanya melakukan penjualan sebesar 3.700 unit di bulan Mei 2020.

"Kami menerima info dari salah satu dealer resmi Mitsubishi bahwa dari perolehan pesanan sebelumnya sebanyak 5-6 unit per-hari, sejak diberlakukannya kebijakan PPnBM terjadi lonjakan yang signifikan, menjadi 25 unit per hari, jadi menurut kami hal ini sangat positif," ujar Rizwan Alamsjah, Ketua III Gikindo.

 

2 dari 4 Halaman

Gaikindo meyakini penerapan dua kebijakan Pemerintah tersebut tepat waktu dan tepat sasaran, karena diberlakukan pada saat kondisi nasional mulai menunjukkan perbaikan positif.

Jika pertumbuhan otomotif berlangsung stabil, maka diharapkan target yang disasar pada tahun 2021 akan dapat dicapai. Dan secara pararel juga akan mendorong ribuan perusahaan pendukung industri kendaraan dalam ekosistem industri untuk juga dapat dipercepat pemulihannya.

 

 

3 dari 4 Halaman

"Meski ada beberapa suara sumbang yang menyatakan bahwa kebijakan relaksasi PPnBM dari Pemerintah datang terlambat, namun bagi Gaikindo saat ini adalah waktu yang tepat, karena distribusi vaksin sudah berjalan, kondisi kesehatan nasional mulai membaik, serta perekonomian masyarakat yang mulai kembali menggeliat," ujar Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

4 dari 4 Halaman

BERI KOMENTAR