HOME » BERITA » EFEK VIRUS CORONA, PENJUALAN MOBIL CHINA ANJLOK

Efek Virus Corona, Penjualan Mobil China Anjlok

Penjualan mobil lokal di China terjun bebas akibat adanya virus corona.

Sabtu, 15 Februari 2020 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Efek Virus Corona, Penjualan Mobil China Anjlok
Pabrik mobil (Carscoops)

OTOSIA.COM - Virus Corona atau Covid-19 tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan. Banyak korban yang berjatuhan akibat merebakkan virus mematikan ini.

Aspek lain pun ikut terpengaruh akibat virus Corona. Salah satunya adalah industri otomotif. Penjualan mobil lokal di China disebut anjlok, seperti diberitakan CNN.

Dilansir dari Carscoops, Asosiasi Otomotif China menyebut produsen mboil besar di China hanya menjual mobil kurang dari 2 juta unit, pada bulan lalu. Itu sama dengan menurun 18 persen.

kelompok industri menyebut virus Corona punya andil atas turunnya penjualan pada buan Januari. Mereka juga memprediksi bahwa penurunan lebih parah bisa terjadi pada Februari ini.

1 dari 1 Halaman

Bahkan, virus Coroan memberikan dampak lebih besar daripada SARS pada 2003 lalu. Pada saat itu, penurunan penjualan mobil hanya 13 persen pada April 2003 dan 8 persen pada Mei 2003.

Padahal sebelum merebaknya virus Corona, industri mobil di China sudah sulit. Selama 19 bulan berturut-turut, industri mobil di China turun terus menerus. Virus Corona pun disebut bisa memperburuk situasi.

Lebih lanjut, efek virus Corona ini disebut akan mengganggu rantai pasokan otomatis dan memiliki efek kupu-kupu pada ndustri mobil global.

Hampir semua pabrik mobil di China tutup dalam beberap apekan terkahir, meski beberapa kembali beroperasi. Setidaknya kini ada 59 pabrik dari 183 pabrik yang memproduksi mobil secara lengkap sudah kembali melanjutkan produksi pada Rabu pekan ini.

BERI KOMENTAR