HOME » BERITA » EKSPOR MOTOR SPORT INDONESIA KALAH TELAK DARI SKUTIK

Ekspor Motor Sport Indonesia Kalah Telak dari Skutik

Jumlah ekspor sepeda motor matik lebih tinggi ketimbang motor sport.

Rabu, 22 Januari 2020 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ekspor Motor Sport Indonesia Kalah Telak dari Skutik
Honda Vario (Otosia.com)

OTOSIA.COM - Pasar ekspor kendaraan bermotor di Indonesia pada tahun kemarin membuahkan catatan manis. Tidak hanya ekspor mobil yang meningkat dari beberapa brand, ekspor sepeda motor juga meraih hasil positif sepanjang tahun 2019 lalu.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) selama tahun 2019, pabrikan sepeda motor anggota AISI berhasil mengekspor sepeda motor CBU (Completely Built Up) sebanyak 810.433 unit atau naik 29 persen dibandingkan total ekspor tahun sebelumnya.

1 dari 2 Halaman

Volume ekspor CBU sepeda motor Honda sepanjang Januari-Desember 2019 tercatat sebanyak 301.935 atau 37 persen dari total ekspor motor CBU sepanjang tahun lalu. Sepanjang Januari-Desember 2019 ekspor sepeda motor dalam bentuk CBU mencapai 66,1 persen. Capaian tersebut melonjak 37 persen dari hanya 29 persen pada tahun 2018.

"Lonjakan pertumbuhan ekspor tahun 2019 ini tidak dapat dipisahkan dari daya saing produk anak bangsa yang memiliki kualitas berstandar global di pasar luar negeri. Kami ingin peningkatan ekspor tahun 2019 ini akan berlanjut tahun ini baik dari sisi volume atau pun berusaha terus meningkatkan," ujar General Manager Overseas Business Division AHM, Kurniawati Slamet.

Ekspor Honda tetap didominasi kelas matic. Dari 282.008 unit skutik Honda yang dieskpor, kontribusi terbesar berasal dari Vario dan Beat. Sedangkan Genio dan ADV-150 juga sudah mulai diekspor sejak diluncurkan tahun lalu.

2 dari 2 Halaman

Tidak sebanyak skutik, AHM sebatas mengekspor 14.166 unit sepanjang tahun lalu. Ekspor terbesar berasal dari Honda CRF150L dan Honda CBR150R. Sementara di kelas bebek ekspor Honda mencapai 5.761 unit, yang berasal dari Supra GTR150 dan Sonic.

Selain melakukan ekspor secara CBU, AHM juga melakukan pengiriman sepeda motor secara terurai (CKD/Completely Knocked Down) yang tahun lalu tercatat sebanyak 322.340 set, meningkat signifikan 45 persen dibandingkan tahun 2018 yang hanya 220.360 set.

Tahun lalu Honda juga melebarkan sayap ekspor CKD ke Brazil. Negara tujuan ekspor sepeda motor yang diproduksi AHM secara utuh dan terurai antara lain Filipina, Bangladesh, Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Kamboja.

BERI KOMENTAR