HOME » BERITA » EKSPOR SUZUKI ERTIGA TERKENDALA INDEN

Ekspor Suzuki Ertiga Terkendala Inden

Kamis, 30 Agustus 2012 18:45

Ekspor Suzuki Ertiga Terkendala Inden
Suzuki Ertiga (Foto: Nazar Ray)
Editor : Anton Mobil Terkait : Mobil Suzuki Ertiga Dijual

Otosia.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pernah mencatat rekor ekspor APV ke kawasan ASEAN pada 2009 lalu, ke sekitar 82 negara. Mega Carry pun sebagai unit niaga dipasarkan di Timur Tengah.

Kini, Ertiga sebagai jagoan baru pun dilirik untuk menjadi produk ekspor mancanegara. Sayangnya, Suzuki Indonesia bahkan masih kewalahan memenuhi permintaan konsumen lokal.

"Niat untuk ekspor Suzuki Ertiga ke kawasan ASEAN ada. Namun, Suzuki Motor Corporation belum memberi izin. Memenuhi yang inden saja kami masih kewalahan," ungkap Endro Nugroho Direktur Pemasaran dan Pengembangan Dealer SIS, Rabu (29/8), di dealer Suzuki Fatmawati, Jakarta.

Namun langkah itu pun tidak lantas menguburkan niat tersebut. SIS sendiri berencana menaikkan kapasitas produksi menjadi 8.000 unit pada awal 2013. Mereka akan meningkatkan kapasitas di pabrik rakitan Ertiga di Tambun, Bekasi, menjadi 5.000 unit per bulan. Selanjutnya, mereka memastikan kapasitas produksi Ertiga dapat memenuhi para konsumen di Tanah Air.

"Jika dilihat nanti mencukupi, maka tidak tertutup kemungkinan kami mengekspor, khususnya kawasan ASEAN," tambah Endro.

Tidak disangkal, Suzuki Ertiga adalah salah satu mobil terlaris di Indonesia saat ini. Ertiga untuk pasaran Indonesia ditawarkan dalam tiga varian. Suzuki Ertiga GA dibenderol Rp. 143.000.000, Suzuki Ertiga GL dibanderol Rp. 153.000.000, dan Suzuki Ertiga GX dibanderol Rp. 165.000.000.

Suzuki Ertiga GA sendiri dalam kondisi standar sudah dipasangi mesin 1.400 cc DOHC, AC single blower, power steering EPS, velg standar 185/65 R15, disc brake. Berbeda dengan GL dan GX, Ertiga GA tidak memiliki antara lain radio DIN USB MP3, keyless entry immobilizer, foglamp, power window, dan central lock.(kpl/nzr/bun)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-3
detail

BERITA POPULER