HOME » BERITA » EKSPOR SUZUKI MEROKET, XL7 DAN ERTIGA JADI PRIMADONA

Ekspor Suzuki Meroket, XL7 dan Ertiga Jadi Primadona

Ekspor mobil Suzuki Indonesia meningkat tajam dicFebruari 2021 dibandingkan bulan sebelumnya. SUV XL7 menjadi penyumbang terbesar ekspor Suzuki.

Kamis, 01 April 2021 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Ekspor Suzuki Meroket, XL7 dan Ertiga Jadi Primadona
XL7 jadi penyumbang terbesar ekspor Suzuki (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Meski penjualan domestik mengalami kelesuan akibat pandemi COVID-19, namun ekspor mobil Indonesia ke sejumlah negara masih menggeliat.

Berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ada peningkatan ekspor mobil pada Februari jika dibandingkan Januari 2021. Ekspor Completely Built Up (CBU) otomotif naik 51 persen di bulan Februari.

1 dari 2 Halaman

Kenaikan ekspor mobil nasional berasal dari beberapa merek. Salah satunya disumbangkan PT Suzuki Indomobil Motor (SIM).

Tercatat ekspor SIM naik signifikan sebesar 108 persen atau 7.109 unit. Dari angka tersebut, Suzuki berhasil mengapalkan 4.301 unit CBU atau tumbuh 74 persen dibandingkan Januari 2021 dan 2.808 CKD atau tumbuh 196 persen dibandingkan Januari 2021.

?Setelah ada peningkatan pada Januari lalu, performa ekspor Suzuki terus meningkat di bulan Februari dan kami terus mendorong pertumbuhan ekspor Suzuki," ujar Apriyanto, Production Planning Control Assistant to Dept. Head SIM.

2 dari 2 Halaman

Ekspor Suzuki didominasi XL7 dan All New Ertiga. Hasil tersebut menimbulkan optimisme Suzuki untuk kembali ke angka ekspor normal seperti sebelum pandemi atau bahkan lebih tinggi.

Peningkatan ekspor mobil Suzuki di bulan Februari dipimpin oleh XL7 sebanyak 1.704 unit CBU dan meningkat 171 persen jika dibandingkan dengan bulan Januari. Selain XL7, All New Ertiga turut berkontribusi sebanyak 1.203 unit CBU dengan peningkatan 145 persen dari bulan Januari.

Sementara untuk CKD, Karimun Wagon R berkontribusi paling besar hingga mencapai 2.400 unit dengan peningkatan sebesar 233 persen jika dibandingkan bulan Januari 2021.

BERI KOMENTAR