HOME » BERITA » EMISI MOBIL LEBIH KECIL DARIPADA HEWAN TERNAK, KOK BISA?

Emisi Mobil Lebih Kecil Daripada Hewan Ternak, Kok Bisa?

Beberapa negara maju sudah menetapkan waktu bahwa mereka akan melarang kendaraan pembakaran internal atau berbahan bakar minyak untuk menekan emisi gas buang. Tapi rupanya ada hal lain yang lebih menghasilkan emisi ketimbang mobil.

Senin, 28 September 2020 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Emisi Mobil Lebih Kecil Daripada Hewan Ternak, Kok Bisa?
Lalu lintas DKI Jakarta (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Hampir semua negara-negara menerapkan standar aturan mesin kendaraan bermotor untuk menekan emisi karbon yang tidak ramah lingkungan. Selain itu, pabrikan otomotif juga berusaha keras menghasilkan mobil dengan sumber tenaga yang lebih ramah lingkungan.

Tapi laporan terbaru dari Greenpeace, yakni Farming for Failure menyebutkan hal yang tak terduga terkait emisi. Dilansir dari Liputan6.com, laporan yang diterbitkan pekan lalu di The Guardian itu menyebutkan gas rumah kaca dari hewan peternakan (sapi, babi, dan lainnya) sebenarnya lebih tinggi dibandingkan semua emisi yang dihasilkan mobil dan van di Uni Eropa.

Dengan kata lain, semua usaha yang dilakukan oleh industri otomotif secara keseluruhan, tidak akan mencapai target pengurangan emisi karbon dengan tepat waktu jika tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengurangi emisi di peternakan. Jadi, meskipun masyarakat beralih menggunakan roda empat atau roda dua listrik, tidak akan benar-benar membuat perbedaan, jika masih tetap mengkonsumsi daging atau produk susu.

1 dari 2 Halaman

Laporan tersebut tidak dimaksudkan untuk mencegah konsumsi daging, atau mengusulkan gaya hidup yang berbeda. Tapi, untuk menyoroti pentingnya hal ini sehingga pembuat kebijakan di Uni Eropa dapat bertindak untuk mengurangi gas rumah kaca yang dihasilkan industi.

Melihat data yang akurat, pada 2018 dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, peternakan di pertanian Uni Eropa (termasuk Inggris) bertanggung jawab atas sekitar 502 juta ton karbondioksida setahun.

Bandingkan dengan 656 juta ton karbondioksida dari mobil dan van di Eropa pada tahun yang sama.

2 dari 2 Halaman

Ada Penambahan Emisi di Perternakan

Namun, jika menggunakan metode untuk memperkirakan deforestasi dan perubahan penggunaan lahan yang terkait dengan pertumbuhan pakan ternak, maka total emisi tahunan setara dengan 704 juta ton karbondioksida.

Sementara produksi daging dan susu Eni Eropa naik 9,5 persen antara 2007 dan 2018, maka ada peningkatan emisi tahunan sebesar enam persen atau sekitar 39 juta ton. Artinya, setara dengan menghadirkan 8,4 juta unit mobil baru di jalan.

Jika melihat data tersebut, Uni Eropa tidak akan memenuhi target waktu untuk pengurangan emisi karbon.

BERI KOMENTAR