HOME » BERITA » ERA MOBIL LISTRIK, BAGAIMANA NASIB PERUSAHAAN MIGAS?

Era Mobil Listrik, Bagaimana Nasib Perusahaan Migas?

Bagaimana nasib perusahaan migas ketika semua kendaraan nantinya sudah bertenaga listrik?

Kamis, 27 Juni 2019 20:15 Editor : Cornelius Candra
Era Mobil Listrik, Bagaimana Nasib Perusahaan Migas?
Ilustrasi stasiun pengisian daya baterai mobil listrik (Electrek.co)

OTOSIA.COM - Sekitar 5 tahun belakangan berbagai pabrikan semakin serius untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan, salah satunya mobil listrik. Bahkan, beberapa di antaranya telah dijual secara global.

Memiliki beberapa keunggulan, kendaraan listrik diyakini sebagai kendaraan masa depan yang akan menggantikan mobil dan motor berbahan bakar minyak (BBM).

Menanggapi hal tersebut, Ratna Anggraini, Fuel Marketing Manager Shell Indonesia dalam Liputan6.com mengaku pihaknya telah mempersiapkan stasiun khusus pengisian baterai yang digunakan untuk mobil listrik.

"Market yang lainnya di luar Indonesia itu, kita sudah mempunyai stasiun khusus pengisian charging. Jadi mobil yang menggunakan elektrik sebagai power kita sudah sediakan," kata Ratna di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ratna mengaku bila pengurangan bahan bakar fosil akan terus dilakukan ke depannya. Karena itu, pihaknya telah mempersiapkan stasiun pengisian khusus untuk kendaraan listrik.

1 dari 1 Halaman

BBM Fosil Berkurang

Era Mobil Listrik, Bagaimana Nasib Perusahaan Migas?BBM Fosil Berkurang

"Perkembangan ke depan memang bagaimana caranya kita mengurangi bahan bakar fosil secara bertahap. Bagaimana kita mencampur dulu dengan bio fuel. Jadi kita memang juga melihat ke depan perkembangan di luar bahan bakar fosil akan sengat pesat. Pusat riset kami juga sudah mulai bersiap ke arah sana," ujar Ratna.

Saat disinggung sampai kapan Shell akan tetap menjual bahan bakar fosil. Ratna mengaku masih harus melihat kesiapan pemerintah terkait kendaraan listrik.

"Kalau itu datanya mungkin kita lihat dari Pemerintah sampai kapan masih digunakan," ujarnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR