HOME » BERITA » FABIO QUARTARARO AKUI BOSAN TUNGGU BALAPAN MOTOGP, MALAH SENANG BALAPAN JADI PADAT

Fabio Quartararo Akui Bosan Tunggu Balapan MotoGP, Malah Senang Balapan Jadi Padat

MotoGP San Marino di Sirkuit Misano akan digelar akhir pekan ini, Minggu (13/9/2020). Para pembalap MotoGP sudah tak sabar untuk melaju di atas sepeda motornya.

Jum'at, 11 September 2020 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
Fabio Quartararo Akui Bosan Tunggu Balapan MotoGP, Malah Senang Balapan Jadi Padat
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT)

OTOSIA.COM - Setelah dua pekan libur, balapan MotoGP 2020 akan digelar lagi. Akhir pekan ini para pembalap akan berjuang menjadi juara dan mengumpulkan poin demi menjadi juara dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Misano.

Sementara itu kini tersisa 9 balapan MotoGP pada musim 2020. Tapi menariknya, musim ini para pembalap harus lebih kerja keras lantaran jadwal balapan yang sangat padat.

Tersisa 11 pekan untuk 9 balapan. Tentu saja, dengan jadwal yang super padat itu, cedera tidak diharapkan terjadi.

1 dari 2 Halaman

Fabio Quartararo Akui Bosan Tunggu Balapan MotoGP, Malah Senang Balapan Jadi Padat

Tak Percaya Masih Berada di Puncak Klasemen MotoGP 2020

Menjelang balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano dimulai, pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo mengaku merasa bosan saat dua pekan libur usai balapan MotoGP Styria. Dia juga mengaku senang dengan jadwal balapan yang padat ini.

"Sejujurnya, saya menyukainya. Dua minggu di rumah, saya agak bosan karena tidak bisa berkendara. Meski ini akan sulit, 9 balapan dalam 11 minggu, saya pikir ini pertama kalinya kami akan emlakukannya, saya menantikannya. Berusaha untuk tidak cedera karena waktunya akan singkat," ungkapnya saat konferensi pers menjelang balapan, disitat dari Motogp.com.

Bagi Quartararo, mengalami masalah seperti pada dua seri sebelumnya, Austria dan Styria, bisa memengaruhi pendapatan poinnya. Jika masalah dengan sepeda motornya kembali terjadi, bukan tidak mungkin harapan menjadi Juara Dunia akan pupus.

"Sejujurnya, masih sulit untuk percaya bahwa setelah tiga balapan yang buruk, kami masih memimpin kejuaraan," tambahnya.

2 dari 2 Halaman

Kata Dovizioso dan Rossi

Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso dan pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Valentino Rossi juga sependapat dengan Quartararo. Mereka juga tidak masalah harus balapan berturut-turut.

"Bagi saya tidak apa-apa, ini bukan masalah besar. empat hari antar balapan sudah cukup untuk memulihkan diri untuk ke babak berikutnya, jadi ini berbeda," ujar Dovi yang kini berada di posisi kedua klasemen MotoGP 2020 dengan selisih 3 poin dari Quartararo.

Sementara Rossi mengatakan diuntungkan karena balapan digelar di Eropa saja. Sehingga setidaknya dia memiliki waktu untuk pulang di sela-sela jadwal balapan.

"Pasti akan sangat sibuk. Tapi pertama-tama kami akan selalu balapan di Eropa sehingga bisa pulang untuk beberapa hari, tidak harus berjuang dengan penerbangan panjang dan jetlag, jadi lebih mudah," tutur The Doctor.

BERI KOMENTAR