HOME » BERITA » FITUR NISSAN INTELLIGENT MOBILITY DI SERENA TAK LENGKAP, OJEK JADI PENYEBABNYA?

Fitur Nissan Intelligent Mobility di Serena Tak Lengkap, Ojek Jadi Penyebabnya?

All New Nissan Serena resmi masuk pasar Indonesia. Namun, fitur Nissan Intelligent Mobility yang disematkan tak lengkap, tidak seperti versi Serena di Jepang.

Jum'at, 19 April 2019 20:15 Editor : Ahmad Muzaki
All New Nissan Serena (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM -
All New Nissan Serena resmi diluncurkan di Indonesia pada pertengahan Februari lalu. Berada di segmen high MPV, Nissan Serena bersaing dengan Toyota Voxy dan Mazda Biante. Sebagai generasi baru yang menantang pasar high MPV, tentunya mobil satu ini menawarkan beragam teknologi pintar bernama Intelligent Mobility.

Sayangnya, tidak semua fitur pintar itu disematkan di All New Nissan Serena versi pasar Indonesia. Hanya beberapa, seperti intelligent around view monitor (i-AVM), intelligent sliding doors, dual back doors, multimedia display with smartphone connectivity, dan advance MID 7 ukuran inci with i-AVM dan Moving Object Detection (MOD).

Sesuai namanya, fitur pintar i-AVM misalnya menawarkan manfaat sangat luas. Seperti pengemudi mendapat pandangan jelas, 360 derajat, di sekitarnya berkat kamera di empat sisi All New Serena. Fitur ini juga memudahkan Anda untuk parkir dan melihat keadaan sekeliling mobil secara menyeluruh. Plus Moving Object Detection (MOD) yang memberi tahu saat ada sesuatu yang bergerak di belakang mobil.

Sementara fitur Nissan Intelligent Mobiliy yang tidak disematkan di All New Serena versi Indonesia, antara lain fitur semi-autonomous driving Pro-Pilot dan mesin listrik e-Power. Tiadanya fitur pintar Nissan Serena versi Jepang di versi Indonesia memiliki banyak pertimbangan.

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, mengakui tidak semua fitur intelligent mobility ada di All New Serena untuk pasar Indonesia. Seperti e-Power dan Pro-Pilot yang memang ada untuk pasar Jepang, yang menawarkan fitur pengendaraan yang dinamis.

Dia mencontohkan, fitur autonomous driving Pro-Pilot. Kami perlu kerja keras untuk mengembangkan fitur ini di Indonesia kelak, karena kondisi lalu lintas di Indonesia dan banyaknya ojek sepeda motor. Maka itu, kami lakukan tes terhadap fitur intelligent mana yang cocok untuk pasar Indonesia dan mana yang tidak cocok. Tes ini dilakukan oleh tim R&D Nissan Indonesia.

"Nissan Intelligent Mobility sebuah journey. Nanti kami akan masukkan lebih banyak fitur ini di Indonesia," ungkap Sekiguchi menjawab Merdeka.com, di sela media test drive All New Serena di Jakarta, Senin (15/4).

Jauhari Adzannis, Senior Manager R&D Nissan indonesia, menambahkan, All New Serena yang dipasarkan di Indonesia memang mengalami penyesuaian dari versi Jepang. Sehingga tidak semua fitur Nissan Intelligent Mobility disematkan, termasuk intelligent rearview mirror.

"Fitur-fitur yang disematkan di All New Serena versi Indonesia sudah sesuai dengan hasil verifikasi kami di lapangan. Tapi memang ada yang belum diverifikasi makanya tidak dipasang seperti Pro-Pilot, karena kondisi jalan di Indonesia belum memadai, seperi garis jalan yang sering hilang," ujarnya pada kesempatan yang sama.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/ahm)

BERI KOMENTAR