HOME » BERITA » FOKUS SUV, DFSK BELUM AKAN BOYONG MPV KE INDONESIA

Fokus SUV, DFSK Belum Akan Boyong MPV ke Indonesia

Pasar MPV di Indonesia ternyata masih seksi. Hampir semua brand bermain di segmen MPV. Meski begitou DFSK sebagai pemain baru, rupanya masih fokus dengan model SUV.

Jum'at, 03 Mei 2019 17:45 Editor : Dini Arining Tyas
DFSK Glory 580 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Mobil SUV (Sport Utility Vehicle) dan Crossover belakangan memang jadi primadona. Di pasar global pun, SUV dan Crossover menjadi model yang lebih populer ketimbang sedan.

Tapi jangan lupakan MPV. Di Indonesia pasar MPV cukup seksi. Lihat saja, persaingan kembar Toyota Avanza-Daihatsu Xenia, lalu kembar Mitsubishi Xpander-Nissan Livina, Honda Mobilio serta Suzuki Ertiga. Laris Manis.

Belum lagi MPV milik pabrikan China, Wuling Confero dan Cortez. MPV Tiongkok itu juga meramaikan pasar MPV. Jangan anggap remeh juga.

Berbicara soal pabrikan China, DFSK yang juga jadi pemain baru belum punya MPV. Dua model andalannya yang sudah diboyong ke Indonesia, SUV semua. Keduanya adalah DFSK Glory 580 dan Glory 560.

DFSK Glory 560 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Lalu, tak tertarikkah DFSK menghadirkan MPV di Indonesia?

Menurut Managing Director of Slaes PT Sokonindo Automobiles, Franz Wang, DFSK sebagai SUV expert kini masih fokus dengan model SUV. Barangkali, jika memang dibutuhkan dan diminati pasar, bukan tak mungkin DFSK juga bermain di segmen MPV.

"Kami kedepannya akan ada barang baru. Tapi produk akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen," ujarnya setelah meresmikan dealer baru DFSK Malang.

Tapi menurutnya, harga SUV DFSK yang sangat kompetitif sebenarnya bisa menguntungkan. Sebab, dengan harga setara MPV, konsumen justru bisa membawa pulang SUV.

Begitu pula saat disinggung soal mobil LCGC (Low Cost Green Car). Dia bilang, pihaknya masih terus melakukan studi soal cocok tidaknya menghadirkan mobil jenis ini.

"LCGC itu ada peraturan khusus. Kami pun masih studi cocok atau tidak. Tapi tidak ada salahnya dihadirkan jika dibutuhkan," tandasnya.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR