HOME » BERITA » FORD TUTUP 6 PABRIK DI EROPA, 12.000 KARYAWAN KEHILANGAN PEKERJAAN

Ford Tutup 6 Pabrik di Eropa, 12.000 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

Pabrikan otomotif Amerika Serikat berencana menutup 6 pabriknya di Eropa. Keputusan itu menyebabkan setidaknya 12.000 karyawan di seluruh pabrik Eropa kehilangan pekerjaan.

Selasa, 02 Juli 2019 12:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ford Tutup 6 Pabrik di Eropa, 12.000 Karyawan Kehilangan Pekerjaan
Pabrik Ford (The Guardian)

OTOSIA.COM - Pabrikan otomotif Amerika Serikat berencana menutup 6 pabriknya di Eropa. Keputusan itu menyebabkan setidaknya 12.000 karyawan di seluruh pabrik Eropa kehilangan pekerjaan.

Melansir The Guardian, hal itu lantaran pasar mobil di Eropa diperkirakan mengalami penurunan tahun ini untuk pertama kalinya selama 6 tahun.

Chief Executive Ford, Jim Hackett mengatakan pengurangan karyawan ini untuk mengembalikan kestabilan perusahaan. Tahun lalu Ford kehilangan USD 800 juta atau setara Rp 11,2 triliun (Kurs USD 1 = Rp 14.113) di luar Amerika Utara.

Enam dari 24 pabrik Ford di Eropa yang akan ditutup itu yakni satu di Bordeaux, prancis, dan dua di Rusia. Pabrik di Bridgend, Wales Selatan juga. Serta kantor pusat di Inggris, di Warley, Essex.

1 dari 1 Halaman

Ditutup September 2020

Ford Tutup 6 Pabrik di Eropa, 12.000 Karyawan Kehilangan PekerjaanDitutup September 2020

Penutupan itu rencananya akan dilakukan pada September 2020. Ford juga mengumumkan restrukturisasai kinerja akan meningkatkan keuangan secara signifikan untuk tahun 2019, karena pemotongan biaya. 

Ford Eropa hingga kini memperkerjakan 51.000 orang. Ford melaporkan kerugian (sebelum bunga dan pajak) sebesar USD 398 juta (Rp 5,6 triliun) pada 2018. 

"Ford akan membuat bisnis yang lebih bertarget di Eropa, konsisten dengan desain ulang secara global, menghasilkan return yang lebih tinggi melalui fokus kami pada kebutuhan pelanggan," kata Operation President Ford Eropa, Stuart Rowley. 

BERI KOMENTAR