HOME » BERITA » FORMULA E 2021 SUDAH HABISKAN DANA PEMPROV DKI LEBIH DARI RP1,1 TRILIUN

Formula E 2021 Sudah Habiskan Dana Pemprov DKI Lebih dari Rp1,1 Triliun

Pemprov DKI sudah mengeluarkan dana begitu besar untuk Formula E

Senin, 25 Januari 2021 20:15 Editor : Ahmad Muzaki
Formula E 2021 Sudah Habiskan Dana Pemprov DKI Lebih dari Rp1,1 Triliun
Formula E. ©REUTERS/Kim Kyung-Hoon

OTOSIA.COM - Ajang Formula E 2021 di Jakarta kembali ditunda. Penyebab utamanya tentu adalah pandemi COVID-19 yang belum usai. Hal ini diputuskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Anggota Komisi B Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak mengatakan sudah banyak anggaran yang dikeluarkan untuk mempersiapkan penyelenggaraan Formula E 2021. Selain commitment fee sebesar Rp560 miliar, ada dana lain senilai Rp200 miliar.

"Besaran dana yang sudah dibayarkan untuk commitment fee satu adalah Rp360 miliar dan yang kedua adalah Rp200 miliar," jelasnya dalam keterangan pers, Senin (25/1).

1 dari 4 Halaman

Selain dua dana tersebut, lanjut Gilbert, ada dana tambahan yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta berupa anggaran terukur tidak langsung. Seperti perubahan lapangan Monas yang menelan biaya Rp28 miliar pada 2019 dan Rp115 miliar pada 2020. Sehingga total keseluruhan anggaran perubahan lapangan Monas untuk penyelenggaraan Formula E mencapai Rp143 miliar.

"Belum lagi biaya kerusakan akibat penebangan pohon yang ditanam Kepala Negara yang datang ke Indonesia. Di luar itu dari rencana PMD 2020 Rp305 miliar kepada Jakpro berkaitan Formula E, terdapat rincian antara lain Rp5 miliar untuk studi kelayakan, Rp600 juta untuk sosialisasi, Rp10 miliar untuk layanan umum dan lain-lain," terangnya.

"Biaya ini tidak jelas apakah sudah dikeluarkan dan digunakan atau batal. Lalu biaya untuk negosiasi awal ke New York yang dilakukan oleh Gubernur, 2019," sambung dia.

2 dari 4 Halaman

Tak hanya itu, Gilbert menyebut, Pemprov DKI Jakarta sudah mengeluarkan dana langsung sebesar Rp423 miliar untuk perhelatan Formula E 2021. Dana tersebut diberikan langsung kepada bank terkait.

"Beberapa anggaran Formula E juga terdapat di beberapa SKPD lain seperti Dispora, Dishub (rencana pembelian sepeda) dan Disparbud dengan jumlah yang berarti. Melihat perkiraan biaya yang sudah keluar sebesar Rp1,1 triliun lebih," ujarnya.

3 dari 4 Halaman

Gilbert mengatakan seharusnya anggaran yang sangat besar itu dialokasikan untuk penanganan banjir di Ibu Kota. Selain banjir, dana itu juga bisa digunakan untuk mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Misalnya, menggunakan anggaran tersebut untuk membeli vaksin Covid-19 guna mempercepat vaksinasi kepada sejumlah 18,3 juta warga DKI Jakarta.

"Bukan merencanakan balapan Formula E yang tidak dibutuhkan masyarakat," tandasnya.

4 dari 4 Halaman

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan commitment fee yang dibayarkan Pemerintah Provinsi DKI untuk Formula E tidak hangus. Kendati waktu pelaksanaan kompetisi mobil balap listrik tersebut belum terkonfirmasi.

Riza menjelaskan bahwa dana tersebut tidak hangus karena pandemi COVID-19 merupakan kondisi luar biasa yang tak terprediksi sama sekali.

"Kalau soal dana itu kan tidak hilang ini kan force majeur kalau ada pandemi ini kan tidak berarti dana yang sudah dibayar itu tidak hilang, tidak hilang dana yang sudah pernah dibayarkan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/11).

Namun, politikus Gerindra itu enggan mengomentari lebih lanjut alasan Pemprov DKI tidak menarik Rp 560 miliar sebagai committee fee Formula E untuk penanganan Covid-19. Desakan ini, sempat diutarakan fraksi PSI.

Lebih lanjut, Riza menjelaskan bahwa perhelatan Formula E masih menunggu kepastian pandemi COVID-19.

Penulis: Supriatin

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR