HOME » BERITA » FOTO KECELAKAAN MAUT TOYOTA AVANZA DI TOL BALIKPAPAN-SAMARINDA

Foto Kecelakaan Maut Toyota Avanza di Tol Balikpapan-Samarinda

Sebuah Toyota Avanza mengalami kecelakaan hebat sampai pembatas tol menembus mobil.

Kamis, 20 Februari 2020 12:15 Editor : Cornelius Candra
Foto Kecelakaan Maut Toyota Avanza di Tol Balikpapan-Samarinda
Kecelakaan maut Toyota Avanza (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Rabu kemarin (19/2) terjadi kecelakaan parah di ruas Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, KM 81+900 dari arah pintu Tol Samboja menuju Palaran.

Sebuah Toyota Avanza hitam yang melaju kencang tiba-tiba hilang kendali dan menabrak pembatas jalan hingga menembus sisi kiri bodi mobil.

1 dari 4 Halaman

Diketahui mobil melaju dari arah Balikpapan menuju Samarinda dengan kecepatan tinggi, mobil tersebut diduga melaju dengan kecepatan di atas 80 km/jam.

Manager Area Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO) Ronny Hendrawan mengatakan jika pengemudi mobil mengantuk sehingga kehilangan kendali.

2 dari 4 Halaman

"Kendaraan dari arah Balikpapan keluar pintu Tol Palaran (di Samarinda). Diduga kurang kendali, konsentrasi, mengantuk, akhirnya tabrak," ungkap Ronny dalam Merdeka.com.

Usai kehilangan kendali, mobil tersebut oleng hingga menghantam pagar pembatas jalan tol. Pasca kejadian, tim PJR Tol Balsam dan petugas medis langsung bergegas menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

3 dari 4 Halaman

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mobil Avanza tersebut berisi 8 orang di dalamnya. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, 6 orang terluka dan kini tengah dirawat di RSUD IA Moeis Samarinda.

"Sudah ditangani petugas. Korban 8 orang, dua di antaranya sadarkan diri. Tidak ada korban jiwa," ujar Ronny.

4 dari 4 Halaman

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan pembatas jalan menembus sisi kiri bodi mobil hingga ke dalam.

Pasca kejadian tersebut, mobil terlihat ringsek. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp90 juta. Sementara itu, pengemudi mobil dikonfirmasi bernama Puji Syukur (41) warga Giri Mukti, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR