HOME » BERITA » GAGAL PODIUM DI MOTOGP ARAGON, FABIO QUARTARARO ALAMI MASALAH ANEH

Gagal Podium di MotoGP Aragon, Fabio Quartararo Alami Masalah Aneh

Yamaha mendominasi sesi latihan bebas hingga kualifikasi di MotoGP Aragon. Sayangnya, Fabio Quartararo yang start dari pole position pun tak bisa naik ke podium.

Selasa, 20 Oktober 2020 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
Gagal Podium di MotoGP Aragon, Fabio Quartararo Alami Masalah Aneh
Fabio Quartararo (Flickr/Yamaha SRT)

OTOSIA.COM - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartarao mengawali balapa dari pole position. Sayangnya, posisi itu tak bisa menjadi jaminan bahwa dia bisa naik podium di MotoGP Aragon, Minggu (18/10/2020).

Sejak lap ke-3, Quartararo mulai merasakan hal yang aneh. Tekanan di ban depan motornya naik tak terkontrol sehingga dia tak bisa mengontrol motor dengan baik.

Satu-satunya hal terbaik bagi Quartararo di MotoGP Aragon, rival terdekat Joan Mir, Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso tak mengambil keuntungan dari sini. Seperti diketahui posisi satu dan dua direbut Alex Rins dan Alex Marquez.

"Hari ini bencana buat saya. Semuanya bisa lebih buruk kalau Mir menang, Maverick kedua dan Dovi ketiga," kata Quartararo seperti dikutip Crash.

1 dari 2 Halaman

"Biasanya memang ada kenaikan tekanan angin tapi tidak sebesar itu. Saya tak bisa belok, mengerem dan memiringkan motor. Itulah mengapa saya melebar dan tak bisa hentikan motor," sambungnya.

Di luar masalah yang dihadapinya, Quartararo masih melihat ada hal positif. Dia meyakini tekanan sekarang buka ada di dirinya tapi pembalap lain.

Pembalap Suzuki, Joan Mir kini unggul enam poin atas Quartararo. Empat seri terakhir bakal menentukan.

"Pada akhirnya tekanan itu ada di tim pabrikan. Jadi saya merasa baik-baik saja, ini hanya balapan sulit dengan masalah teknis. Tapi saya merasa baik-baik saja, ini bisa lebih buruk," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Quartararo mengaku dia dan tim akan mencari akar masalah yang dihadapi timnya.

"Kami harus mencari tahu apa yang menyebabkan tekanan angin ban jadi tak terkontrol. Padahal kami punya kecepatan untuk paling tidak finis kelima dan enam," ujarnya.

Di luar masalah yang dihadapinya, Quartararo mengaku siap bersaing untuk merebut juara. Diantaranya melawan Suzuki yang sangat konsisten.

"Sepertinya Suzuki sangat cepat tapi saya pikir kami bisa melawan mereka. Aragon mungkin sulit, tapi nanti di Valencia kami sangat cepat," ujarnya.

Penulis: Defri Saefullah

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR