HOME » BERITA » CURHAT MANTAN KARYAWAN KIA MOBIL INDONESIA, KENA PHK DAN GAJI TAK JUGA TURUN

Curhat Mantan Karyawan KIA Mobil Indonesia, Kena PHK dan Gaji Tak Juga Turun

Para mantan karyawan KIA Indonesia menyampaikan curhatan soal gaji mereka yang belum dibayar di sosial media Facebook

Kamis, 18 Juni 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Curhat Mantan Karyawan KIA Mobil Indonesia, Kena PHK dan Gaji Tak Juga Turun
Ilustrasi logo KIA (flickr.com)

OTOSIA.COM - Akun Facebook resmi KIA Indonesia bulan Mei lalu sempat dibanjiri oleh komentar-komentar yang mempersoalkan pelunasan gaji dan hak-hak karyawan lainnya.

Berdasarkan pantauan Otosia.com, postingan yang cukup banyak menerima komentar berisi curhatan ada pada ucapan Hari Raya tertanggal 24 Mei 2020 lalu, dengan tulisan "Ramadan telah berlalu, fajar kemenangan telah menyambut. Membawa sinar terang kedamaian dan kesucian. Selamat Hari Raya Idufitri 1441 H, KIA Holics!"

Screenshot Postingan Kia Indonesia

1 dari 6 Halaman

"Maaf-memaafkan wajib. Tetapi lebih wajib lagi bayar juga doong hak-hak karyawan yang blm terselesaikan," tulis akun Sopiani Yani.

Netizen yang lain menimpali dengan beberapa alasan dan kebutuhan.

"Tolong cairkan...Anak istri perlu makan, bayar kontrakan, bayaran sekolah, bayar cicilan, dll," tulis akun Yana.

Pun dengan akun Rader Rader yang tidak mau kalah menyatakan pendapatnya.

"Minal Aidzin Wal Faizin...Tolong hak kami pak...Tolong bayar gaji kami dan hak kami yg blom diselesaikan. Kami yakin Bapak pasti bisa...tinggal niatnya saja," sambut akun Rader Rader.

Selain akun-akun di atas, terdapat beberapa lainnya yang juga menyampaikan pendapat serupa.

Screenshot Postingan Kia Indonesia

2 dari 6 Halaman

Otosia.com lantas mengonfirmasi postingan lama tersebut kepada salah satu mantan karyawan dalam divisi Public Relation PT KIA Mobil Indonesia.

Kepada redaksi Otosia.com, wanita yang enggan disebutkan namanya tersebut, mengungkapkan bahwa persoalan gaji karyawan itu memang benar adanya. Ia yang sudah bekerja selama 20 tahun di PT Kia Mobil Indonesia merasa perusahaan tempatnya bekerja tidak peduli dengan nasib mereka sebagai karyawan. Sikap tersebut dia rasakan ketika perusahaan mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkrutan.

Pegawai yang pernah mendapat penghargaan sebagai salah satu karyawan teladan ini juga mengaku sudah membicarakan perihal nasibnya ke pihak manajemen, namun tidak mendapatkan jawaban memuaskan. Gaji, pesangon, hingga THR tidak diberikan.

 

3 dari 6 Halaman

"Hari, minggu, bulan, tahun berlalu tapi kok gini ya. Hak kami rasanya sudah tidak dipedulikan lagi," terangnya kepada Otosia.com, Rabu (17/6/2020).

"Ini negara kan punya aturan alias UU. Kalau memang kami ini tidak diperlukan lagi, yah berikan saja hak kami sesuai UU yang berlaku, jangan didiamkan saja tanpa ada babibubebo," tambahnya.

Selama bekerja untuk PT KIA Mobil Indonesia, ia sempat ditempatkan di beberapa bagian, seperti General Affairs (GA) hingga Public Relations (PR). "Pas PR membutuhkan staf, saya kemudian diajukan," kata wanita yang akrab dengan kalangan media ini.

"Harapan saya dan teman-teman pastinya minta segera diselesaikan gaji, THR, pesangon. Itu kan hak kita ya, apalagi di masa pandemi sekarang ini. Hanya itu harapan kita untuk bertahan hidup, karena mau cari kerjaan juga susah. Kerjaan yang gampang seperti ngojek aja susah sekarang ini," ungkapnya lagi.

 

4 dari 6 Halaman

Otosia.com lalu mengonfirmasi kepada pihak KIA Indonesia. Perusahaan yang memproduksi mobil dari brand Korea Selatan tersebut tak lagi digawangi oleh PT KIA Mobil Indonesia dan telah berpindah tangan kepada PT Kreta Auto Indo Artha.

Dalam pesan singkatnya, pihak PT Kreta Auto Indo Artha menjelaskan bahwa tuntutan mantan pegawai KIA Mobil Indonesia agar sisa hak karyawan dibayarkan bukan menjadi tanggung jawab mereka yang menjadi agen pemegang merek KIA yang baru di Indonesia.

Masalah kepegawaian itu, menurut mereka, sepenuhnya menjadi urusan pemegang merek yang lama.

"Saya tidak berkompeten untuk menjawab yang bukan urusan PT Kreta Auto Indo Artha. Silakan hubungi perusahaan yang lama untuk hal ini," kata Ario Soerjo, Marketing and Development Division Head PT Kreta Indo Artha.

 

5 dari 6 Halaman

Sebelumnya pada tanggal 3 Maret 2020, PT KIA Mobil Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari PT KIA Indonesia Motor diputus pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sesuai putusan pailit No: 169/Pdt.Sus.PKPU/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst

Keputusan tersebut kemudian berlanjut pada PHK massal di kedua perusahaan tersebut. 

Saat ini distribusi kendaraan KIA di Indonesia dipegang oleh PT Kreta Indo Artha (KIA), anak perusahaan dibawah naungan Indomobil Group.

 

6 dari 6 Halaman

Penunjukan ini mencerminkan kemitraan yang kuat antara KIA Motors Corporation dengan PT Kreta Indo Artha yang merupakan kerja sama antara PT Indomobil Sukses International (Tbk) dengan PT Sarimitra Kusuma Ekajaya dalam menjalankan bisnis ini.

Penunjukan resmi keagenan tunggal PT Kreta Indo Artha untuk menangani KIA Mobil di Indonesia telah dilakukan pada Mei 2019 lalu.

BERI KOMENTAR