HOME » BERITA » GARA-GARA COVID-19, JALANAN KOTA MAKKAH SEPI HAMPIR TANPA MOBIL

Gara-Gara Covid-19, Jalanan Kota Makkah Sepi Hampir Tanpa Mobil

Berikut potret jalanan Makkah yang nyaris tidak ada kehidupan

Rabu, 18 Maret 2020 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Gara-Gara Covid-19, Jalanan Kota Makkah Sepi Hampir Tanpa Mobil
Jalanan Makkah Kosong Nyaris Tak Ada Mobil. YouTube @Alman Mulyana ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Pandemi virus corona (COVID-19), makin menyebar di seluruh dunia. Tak terkecuali di kota suci Makkah, termasuk di kawasan Masjidil Haram.

Tak pernah sekalipun kawasan ini sepi akan lalu lalang jemaah maupun kendaraan bermotor. Namun apa daya, penyebaran virus yang kian meningkat membuat pemerintah Arab Saudi membatasi bahkan lockdown Masjidil Haram selama beberapa hari.

Melansir dari akun YouTube Alman Mulyana, berikut potret jalanan Makkah yang nyaris tidak ada kehidupan.

1 dari 13 Halaman

Bak Kota Mati

Menjadi kota tujuan utama umat muslim, membuat Makkah tidak pernah sepi. Jalanan, hotel hingga kawasan sekitar Masjidil Haram akan selalu dipenuhi oleh orang-orang yang akan beribadah. Sayang, akibat pandemik virus corona ini membuat pemerintah me-lockdown kawasan tersebut.

"Saya baru kali ini melihat jalanan di depan Masjidil Haram itu sepi, enggak ada mobil, seperti kota mati," kata Alman memaparkan keadaan jalanan di kawasan Masjidil Haram.

2 dari 13 Halaman

Sebelum Ditutup, Tak Bisa Berdiri di Tengah Jalan

Berbeda cerita jika pemerintah tidak me-lockdown kawasan ini. Sebelum ditutup, jangan berharap bisa melakukan aktivitas vlog di tengah jalan, khususnya di depan Masjidil Haram. Sebab, kawasan ini dikenal selalu ramai oleh jamaah dan mobil.

"Lihat ya ini jalan, saya berdiri persis di tengah. Sebelum visa umroh ditutup, ini jalan ramai mobil lalu lalang," sambungnya.

3 dari 13 Halaman

Hotel Bintang Lima Sepi

Tak hanya jalanan, hotel bintang lima yang berjejer di sepanjang jalan menuju Masjidil Haram juga terpantau sepi. Tidak tahu di dalam hotel masih terdapat tamu ataupun staf lainnya. Namun, dilihat dari luar saja bangunan-bangunan ini bak mati, tak berpenghuni.

"Ini hotel di belakang saya, hotel-hotel bintang lima semuanya kosong tanpa penghuni," paparnya.

4 dari 13 Halaman

Gedung Pencakar Langit Sepi

Selain itu, gedung-gedung pencakar langit yang berada di kawasan itu juga terpantau sepi. Hanya beberapa karyawan dan penjaga keamanan saja yang masih terlihat ada di gedung tersebut.

"Gedung-gedung pencakar langit sekarang kosong, enggak berpenghuni. Cuma security saja sama karyawan ya," tambahnya.

5 dari 13 Halaman

Dampak Corona Sangat Luar Biasa

Dampak virus corona tidak hanya dirasakan oleh Indonesia saja. Arab Saudi juga turut merasakan dampak ganasnya virus corona. Menurut Alman, salah satu TKI di Arab Saudi, kebijakan pemerintah untuk memberhentikan visa umroh dinilai sudah sangat tepat.

"Dampak virus corona itu memang luar biasa, dan Saudi Arabia sudah tepat memberhentikan visa umroh, visa turis, visa ziarah," ungkapnya.

6 dari 13 Halaman

Hanya Taksi dan Bus yang Terlihat

Berjalan lebih dekat, rupanya masih terlihat beberapa mobil berlalu lalang. Bukan mobil pribadi ataupun dinas, yang terlihat justru mobil taksi dan bus saja.

"Bisa dilihat sama kalian, Allahu akbar, hanya taksi aja yang lalu lalang ya. Iya, hanya mobil-mobil putih tuh taksi tuh guys. Tuh satu, terus itu mobil bis juga tuh, mobil buat karyawan itu," jelasnya tak percaya.

7 dari 13 Halaman

Pemandangan Sangat Langka

Tak pernah terpikir sedikit pun, kota yang selalu ramai ini akan sepi tak berpenghuni. Ini merupakan pemandangan yang sangat langka terjadi.

"Ini pemandangan yang sangat langka," ungkapnya takjub.

8 dari 13 Halaman

Jalanan di Kota Makkah Tak Ada Mobil

Masih dibuat tak percaya, Alman Mulyana berkali-kali mengatakan jalanan di Kota Makkah tak ada mobil alias tak berpenghuni. Padahal, biasanya jalan dari Jeddah menuju Masjidil Haram selalu ramai hingga macet.

"Kebayang enggak kalian, jalanan di Kota Makkah sampai enggak ada mobil. Subhanallah, ini pemandangan yang luar biasa, yang langka," ujarnya.

9 dari 13 Halaman

Masjidil Haram Kosong

Video yang diunggah pada Jumat (13/3/2020) ini memperlihatkan situasi di Masjidil Haram. Dikatakan oleh Alman, Masjidil Haram saat itu terlihat kosong.

"Di Masjidil Haram juga kosong sekarang," ungkapnya.

10 dari 13 Halaman

Sempat Ramai di Jam Tertentu

Rupanya, jalanan di kawasan Masjidil Haram juga sempat ramai. Selepas azan isya, jalanan itu sedikit ramai oleh jamaah. Namun, setelah jam 10 hingga jam 11, jalanan kembali sepi.

"Kalau sehabis azan isya, ini (jalanan) agak sedikit ramai. Nahm setelah jam 10-jam 11, ini jalanan sepi, sepi banget," ungkapnya.

11 dari 13 Halaman

Tidak Ada yang Berjualan

Melangkah lebih dekat lagi, terlihat pertokoan yang berjejer di kawasan tersebut sepi. Hampir semua toko lebih memilih menutup gerainya sementara hingga kondisi kembali kondusif.

"Nah, kita lihat ya di sini, tuh semuanya ditutup dong. Enggak ada yang jualan ya," paparnya.

12 dari 13 Halaman

Pengemudi Taksi Hampir Menangis

Ada cerita saat Alman dan rekannya pergi menuju kawasan masjidil Haram. Siapa sangka, pengemudi taksi yang ditumpanginya hampir menangis saat di jalan. Bahkan, sang pengemudi rela dibayar 2 riyal saking tidak ada penumpang.

"Tadi saya naik taksi, itu tukang taksi hampir nangis ke saya. Taksi itu ya, dari arah sana sampai ke underpass, terowongan mau dibayar 2 riyal saking enggak dapat penumpang," cerita Alman.

13 dari 13 Halaman

Dampak Corona di Beberapa Sektor

Alman Mulyana juga menjelaskan dampak virus corona juga dirasakan di beberapa sektor. Mulai dari pariwisata, perhotelan, hingga negara Arab Saudi mengalami kerugian.

"Dampak dari kebijakan visa umroh ditutup, selain negara ini yang rugi juga pengusaha perhotelan. Ini sudah jelas ruginya jutaan riyal ya," paparnya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR