HOME » BERITA » GARA-GARA DICURI, FERRARI LANGKA INI JADI SENGKETA DUA ORANG BEDA NEGARA

Gara-gara Dicuri, Ferrari Langka Ini Jadi Sengketa Dua Orang Beda Negara

Ferrari langka jadi sengketa, pengadilan Amerika Serikat turun tangan

Rabu, 24 Maret 2021 19:15 Editor : Ahmad Muzaki
Gara-gara Dicuri, Ferrari Langka Ini Jadi Sengketa Dua Orang Beda Negara
Ferrari F50 (Carscoops)

OTOSIA.COM - Sebuah Ferrari F50 telah disita di perbatasan Kanada-Amerika Serikat pada Desember 2019 lalu. Alih-alih menemukan pemiliknya, supercar ini malah jadi sengketa dari dua orang. Alhasil pengdilan Amerika Serikat (AS) akan menentukan pemilik sah dari supercar tersebut.

Melansir Carscoops, awalnya Ferrari langka yang hanya ada 349 unit di dunia ini dikirim ke Quebec, Kanada oleh seorang kolektor mobil di Florida pada Desember 2019. Namun petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menemukan kejanggalan pada mobil tersebut.

1 dari 2 Halaman

Setelah ditelusuri, diketahui bahwa Ferrari F50 itu telah dicuri sejak Maret 2003 di Italia. Penduduk Italia bernama Paolo Provenzi berhasil membuktikan bahwa ia adalah pemiliknya. Ia dan ayahnya membeli supercar tersebut sebulan sebelum dicuri.

Namun siapa sangka, pria asal Florida, Mohammed Alsaloussi juga mangklaim bahwa mobil tersebut miliknya. Ia telah membeli Ferrari F50 pada September 2019 seharga $1.435 atau Rp20 juta (Kurs $1=Rp14.436).

Pengacara Alsaloussi, Richard O'Neill mengatakan bahwa kliennya telah memegang hak milik dan registrasi resmi kendaraan. Selain itu, kliennya pun tidak tahu bahwa mobil tersebut sudah dicuri.

2 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, O'Neill menjelaskan bahwa ada penggugat lain dari kasus ini. Oleh karena itu, ia ingin pencurian yang terjadi pada 2003 ini diselidiki secara menyeluruh.

"Baru belakangan ini kami menemukan keberadaan penggugat lainnya," kata O'Neill.

"Kami memiliki banyak pertanyaan tentang fakta dan keadaan seputar dugaan penjualan dan pencurian tahun 2003 ini. Jika penggugat lain muncul dalam kasus ini, kami bermaksud untuk melakukan penyelidikan yang sangat menyeluruh atas fakta dan keadaan seputar klaimnya. Kami telah menantikan pengajuan tindakan ini dan berharap dapat menyelesaikan masalah ini," tegasnya lagi.

Karena sengketa yang rumit dari Ferrari F50 tersebut, Kejaksaan AS telah memutuskan bahwa pengadilan harus menentukan pemilik sah dari kendaraan ini.

BERI KOMENTAR