HOME » BERITA » GARA-GARA PONSEL SOPIR TERBAKAR, MOBIL PELAT MERAH ALAMI KECELAKAAN DI SENEN

Gara-gara Ponsel Sopir Terbakar, Mobil Pelat Merah Alami Kecelakaan di Senen

Hilang konsentrasi karena ponsel terbakar, sopir mobil pelat merah ini mengalami kecelakaan

Kamis, 20 Mei 2021 18:45 Editor : Ahmad Muzaki
Gara-gara Ponsel Sopir Terbakar, Mobil Pelat Merah Alami Kecelakaan di Senen
Ilustrasi kecelakaan (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Kecelakaan yang melibatkan minibus berpelat merah terjadi di Jalan Kramat Sentiong, Senen Jakarta Pusat pada Rabu, (19/5/2021) sekira pukul 12.10 WIB. Insiden tersebut terjadi karena pengemudi kehilangan konsentrasi gara-gara telepon genggam miliknya terbakar.

Akibatnya ia panik dan tak bisa mengendalikan laju mobilnya. Sehingga terjadilah kecelakaan hingga menyebabkan seorang pedagang es buah mengalami luka-luka.

1 dari 4 Halaman

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi menerangkan, mulanya minibus yang dikemudikan DM melaju dari arah timur menuju ke barat di Kramat Sentiong, Senen Jakarta Pusat.

Tiba-tiba telepon genggam yang dibawa pengemudi meledak dan terbakar. Lilik menyebut, DM panik menyaksikan hal tersebut.

"Pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan sehingga oleng ke kiri," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (19/5/2021).

2 dari 4 Halaman

Lilik menerangkan, kendaraan menghantam pedagang es buah dan ruko. Akibat kecelakaan, korban mengalami luka-luka.

"Korban alami luka di bagian pinggang. Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pengobatan di RSCM," ujar dia.

3 dari 4 Halaman

Lilik menerangkan, mobil yang dikemudikan oleh DM adalah milik Inspektorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun, Lilik tak menjelaskan latar belakang pengemudi.

"Iya (plat merah) milik departemen perikanan (KKP)," ujar dia.

4 dari 4 Halaman

Kecelakaan tersebut ditangani oleh Satlantas Wilayah Jakarta Pusat. Lilik pun menambahkan bahwa pengemudi telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya sudah dong (tersangka)," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR