HOME » BERITA » GELOMBANG KEDUA COVID-19, SUZUKI TUTUP PABRIK DI INDIA

Gelombang Kedua COVID-19, Suzuki Tutup Pabrik di India

Pasokan oksigen terus dibutuhkan di India akibat gelombang kedua pandemo COVID-19. Suzuki memutuskan menutup pabrik di India untuk membantu memberikan pasokan oksigen yang seharusnya dipakai di pabrik.

Jum'at, 30 April 2021 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Gelombang Kedua COVID-19, Suzuki Tutup Pabrik di India
Maruti Suzuki S-Presso (Carwale)

OTOSIA.COM - Hantaman gelombang kedua COVID-19 di India membuat tenaga medis kewalahan. Pandemi di India lebih barah dari tahun lalu, pasien yang meningkat pesat membuat pasokan oksigen pun terbatas.

Dilansir dari Autoindustriya, kondisi ini memaksa Suzuki Motor Corporation menutup pabrik di Haryana, India. Mereka akan mengalihkan pasokan oksigen yang dipakai di pabrik untuk kebutuhan medis di India.

1 dari 2 Halaman

Penutupan pabrik itu dilakukan mulai 1 Mei 2021 hingga 9 Mei 20021. Menurut Suzuki, pabriknya ahanya menggunakan sedikit oksigen, namun pemasok dan produsen berbagai komponennya menggunakan oksigen dalam jumlah yang lebih besar.

"Dalam situasi saat ini, kami percaya bahwa semua oksigen yang tersedia harus digunakan utnuk menyelamatkan nyawa," kata Suzuki dalam pernyataannya.

2 dari 2 Halaman

Meski begitu, Suzuki mengatakan penghentian produksi ini tidak akan mengakibatkan penurunan produksi. Sebagai gantinya, perusahaan akan mengajukan pemeliharaan pabrik yang semula dijadwalkan pada bulan Juni.

Sehingga, pasokan kendaraan Suzuki buatan India tidak terganggu. Pabrik di Haryana tersebut memproduksi Dzire dan S-Presso yang dijual Suzuki ke Filipina. Selain pabrik Haryana, fasilitas Suzuki di Gujarat yang memproduksi Motor juga melakukan hal yang sama.

BERI KOMENTAR